Kampus di Surabaya

18 Mahasiswa Riau Kuliah Gratis di STIE Perbanas Surabaya, Dispendik Minta Mereka Ikut Kelas Pagi

18 mahasiswa dari Riau dapatkan kesempatan kuliah gratis di STIE Perbanas Surabaya menggunakan program Beasiswa Putra Daerah.

18 Mahasiswa Riau Kuliah Gratis di STIE Perbanas Surabaya, Dispendik Minta Mereka Ikut Kelas Pagi
Istimewa
Sebanyak 18 mahasiswa dari Kabubaten Riau secara simbolik diserahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak, H. Lukman kepada Ketua STIE Perbanas Surabaya Yudi Sutarso. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - 18 mahasiswa dari Riau dapatkan kesempatan kuliah gratis di STIE Perbanas Surabaya menggunakan program Beasiswa Putra Daerah.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak, H. Lukman

Dia turut hadir pada prosesi diterimanya 18 Mahasiswa asal Riau oleh Ketua STIE Perbanas Surabaya Yudi Sutarso.

H. Lukman, mengatakan mahasiswa Siak yang kuliah di STIE Perbanas Surabaya terbilang cukup banyak dibandingkan sejumlah kampus yang bekerjasama dengan daerahnya.

(18 Mahasiswa Riau Dapat Beasiswa Kuliah di STIE Perbanas Surabaya Gratis)

"Peminatan anak-anaknya juga terbilang tinggi, hal itu dikarenakan mereka bisa melihat peluang dan prospek di masa mendatang," katanya, Senin (26/8/2019).

Menurut Lukman, pendaftar dari tingkat SMA dan SMK yang ikut seleksi dan program prioritas terbanyak termasuk STIE Perbanas Surabaya.

"Jika sesuai data kita pada tahun 2019 ini kita mengirim 18 orang, tahun 2017 ada 11 orang, dan tahun 2018 ada 17 orang," ujar Likman

Dalam data tersebut, semuanya mengikuti seleksi yang ketat oleh STIE Perbanas Surabaya sendiri.

Pihaknya pun berharap kepada STIE Perbanas Surabaya bisa menerima mahasiswa Siak dengan baik di Surabaya dan khususnya Kampus STIE Perbanas Surabaya.

Selain itu, program-program unggulan yang berlaku di kampus juga bisa diterapkan kepada mahasiswanya.

(IIK Bhakti Wiyata (BW) Jadi Kampus Swasta Pertama di Jatim Penyelenggara Tes TDKA dan TOEP)

Lukman pun juga mendukung sepenuhnya, jika ada program tambahan untuk meningkatkan kompetensi.

Seperti program magang di luar negeri, kelas Bahasa Inggris atau Bahasa asing, dan program di luar akademik lainnya.

”Untuk anak-anak, kami berharap mereka ada perubahan mindset. Mereka bisa tekun dan rajin dalam belajar. Dan, saya tertarik dengan sikap disiplin cukup tinggi,"  ucap Lukman.

"Misalnya, pagi-pagi sudah ikut pembelajaran, termasuk berpakaian rapi dan terbiasa berdasi. Beberapa perguruan tinggi jarang menerapkan program seperti ini,” tandasnya

(Universitas Brawijaya Verifikasi 1300 Mahasiswa Baru Calon Penerima Beasiswa Bidikmisi)

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved