Terduga Teroris & Perampok Toko Emas Magetan Diperiksa Densus 88 di Mako Brimob Polda Jatim Medaeng

Terduga Teroris & Perampok Toko Emas Magetan Diperiksa Densus 88 di Mako Brimob Polda Jatim Medaeng.

Terduga Teroris & Perampok Toko Emas Magetan Diperiksa Densus 88 di Mako Brimob Polda Jatim Medaeng
SURYA/RAHADIAN BAGUS
Rumah dan kios milik keluarga YT, pelaku perampokan emas yang berada di Jalan Diponegoro, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun digeledah, Sabtu (24/8/2019) sore. 

Terduga Teroris & Perampok Toko Emas Magetan Diperiksa Densus 88 di Mako Brimob Polda Jatim Medaeng

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Terduga teroris Yunus Trianto (41) warga Jiwan, Madiun, kini diamankan Densus 88 Mabes Polri di Mako Brimob Polda Jatim, Senin (26/8/2019).

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, Yunus diamankan bersama dengan terduga teroris lainnya yang ditangkap dalam waktu hampir bersamaan pekan lalu.

Pengakuan Tetangga Terduga Teroris di Blitar, Pelaku Dikenal Supel dan Suka Membaur dengan Warga

Dugaan Keterlibatan Perampok Toko Emas Magetan dengan Aksi Terorisme, Polisi Belum Beri Keterangan

Perampok Toko Emas di Magetan Jarang Bergaul dengan Tetangga, Pelaku Dikenal Warga Orang Tertutup

"Penanganannya dilakukan datasemen Densus 88 untuk tersangkanya sudah dibawa disatukan dengan tersangka yang lain," katanya pada awakmedia di ruangannya, Senin (26/8/2019).

Barung mengaku tidak bisa memberikan keterangan lebih terkait penangkapan Yunus.

Pasalnya proses pemeriksaan masih terus dilakukan oleh Densus 88 yang didukung oleh Polda Jatim.

"Kami amankan ke Mako Brimob Polda Jatim di Medaeng, Sidoarjo," ujarnya.

Yunus diketahui melakukan perampokan bersenjata di toko perhiasan emas Dewi Sri di Magetan, Sabtu (24/8/2019) kemarin.

Ia membawa sebilah samurai yang panjangnya kurang lebih sama dengan panjang lengan tangan manusia dewasa, dan juga membawa sebuah benda menyerupai bom rakitan.

"Teror seperti diketahui peristiwa Magetan peristiwa dimana yang bersangkutan melakukan perampokan Pasal 365," tuturnya.

"Pencurian dengan pemberatan walaupun belum ada korbannya ketika dilakukan penggeledahan ternyata di dalamnya berisi kecurigaan terhadap teror," lanjutnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved