Tri Susanti Diperiksa Polisi Terkait Insiden Asrama Papua Pakai UU ITE, Kuasa Hukum Pertanyakan Itu

Tri Susanti Diperiksa Polisi Terkait Insiden Asrama Papua Pakai UU ITE, Kuasa Hukum Pertanyakan Itu.

Tri Susanti Diperiksa Polisi Terkait Insiden Asrama Papua Pakai UU ITE, Kuasa Hukum Pertanyakan Itu
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Susi, perwakilan ormas yang sempat bentrok dengan mahasiswa Papua di Surabaya tiba di Polda Jatim didampingi kuasa hukumnya. 

Tri Susanti Diperiksa Polisi Terkait Insiden Asrama Papua Pakai UU ITE, Kuasa Hukum Pertanyakan Itu

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tri Susanti alias Susi Koordinator Massa Ormas yang sempat bentrok dengan para penghuni Asrama Mahasiswa Papua kembali diperiksa Polda Jatim.

Pemeriksaan itu berkaitan dengan insiden bentrok yang terjadi di Asrama Mahasiswa Papua Surabaya, Jumat (16/8/2019) kemarin.

Kuasa Hukum Susi, Sahid menuturkan, kliennya bakal diperiksa sebagai saksi terkait penyebaran informasi yang memicu kebencian ataupun permusuhan terhadap kelompok atau golongan tertentu.

4 Pengakuan Tri Susanti Korlap Demo Ormas di Asrama Papua Surabaya, Mengaku Bukan Kader Gerindra

NASIB TERBARU Tri Susanti Sang Korlap Demo Sejumlah Ormas di Asrama Papua Surabaya

"Benar, ada surat panggilan dari Polda Jatim untuk Tri Susanti nanti siang," katanya pada awakmedia, Senin (26/8/2019).

Melalui surat pemanggilan yang dikeluarkan Polda Jatim, lanjut Sahid, kliennya diperiksa terkait dengan Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Dalam pasal itu berbunyi, dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA)," ujarnya.

Dalam pemeriksaan nanti, Sahid juga akan menanyakan tuduhan pasal tersebut.

Ia mengatakan, kliennya bersama dengan ormas lainnya, hanya bermaksud membela lambang negara, ketertiban umum, serta menjunjung simbol merah putih.

"Justru yang membela seperti ini, kok malah jadi terperiksa. Memang kita perlu meluruskan berita-berita saat ini yang seolah-olah dia (Susi) yang memantik kerusuhan di Papua," pungkasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved