Bonek Wani

Harapan Bonita Nurul Machsunah, Bonek dan Persebaya Layaknya Dua Mata Koin yang Tak Terpisahkan

Nurul Machsunah, Bonita 25 tahun ini mengharapkan nama Persebaya Surabaya dan Bonek selalu menjadi dua mata koin yang tak terpisahkan.

Harapan Bonita Nurul Machsunah, Bonek dan Persebaya Layaknya Dua Mata Koin yang Tak Terpisahkan
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Bonita Nurul Machsunah (25), asal Tambak Bulak, Waru, Sidoarjo. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Nurul Machsunah, Bonita 25 tahun ini mengharapkan nama Persebaya Surabaya dan Bonek selalu menjadi dua mata koin yang tak terpisahkan.

Lantaran satu antara lain memiliki hubungan yang kuat. 

"Nama Persebaya dan Bonek tak bisa diganti. Suatu kesatuan yang tak bisa dipisahkan. Bonek tanpa Persebaya Surabaya apa-apa," ucapnya, Selasa, (27/8/2019). 

Kisah Bonita Nurul Machsunah Cinta Persebaya Surabaya Berkat Sang Ayah, Mbonek Sejak SD

Nurul Machsunah Rasakan Manis-Pahitnya Jadi Suporter, Mbonek dari Kelas 3 SD Bersama Sang Ayah

Selain itu, ia juga mengapresiasi komitmen dari manajemen Persebaya Surabaya yang mewadahi kreatifitas Bonek.

Oleh sebab itu atas komitmen tersebut, Sunah meminta untuk Bonek juga tidak merugikan nama Persebaya. 

"Kita tahu harapannya persebaya mendengarkan apa yang diharapkan dengan bonek. Begitu juga Bonek contohnya jangan menyalakan flare  sudahlah stop flare denda selalu banyak," imbuhnya. 

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved