Polsek Taman Temukan Dua Motor Curian di Parkiran PTN Surabaya, Berawal dari Temuan Anak Korban

Polsek Taman berhasil menemukan dua sepeda motor hasil curian di parkiran salah satu PTN di Surabaya.

Polsek Taman Temukan Dua Motor Curian di Parkiran PTN Surabaya, Berawal dari Temuan Anak Korban
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Kapolsek Taman, AKP Himmawan Setiawan saat menyerahkan sepeda motor yang sempat dicuri oleh pelaku curanmor kepada pemilikinya, Rabu (28/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Polsek Taman berhasil menemukan dua sepeda motor hasil curian di parkiran salah satu PTN di Surabaya.

Kapolsek Taman, AKP Himmawan Setiawan mengatakan motor curian tersebut ditemukan di parkiran yang agak tertutup.

"Kedua motor itu adalah Honda Beat nopol W 4929 NC milik Feri Budi Prihartono, (48), warga Jalan Anggrek I, Desa Wage, Kecamatan Taman. Serta motor Honda Vario nopol W 4349 VW milik Ahmad Jayadi (46), warga Jalan Masjid, Desa Ganting, Kecamatan Gedangan," ujarnya kepada TribunJatim.com, Rabu (28/8/2019).

Pemkot Surabaya Beri Bantuan Anak Yatim-Piatu Eks Lokalisasi Taman Asri, Diserahkan Risma Langsung

Ia menjelaskan pengungkapan kasus tersebut bermula ketika anak korban curanmor melihat motor ayahnya berada di parkiran kampus itu.

"Mulanya, Feri melaporkan motor miliknya hilang saat berada di Jalan Taruna Desa Wage Kecamatan Taman, pada Selasa (20/8). Lalu, hari Rabu (21/8) anak korban yang kebetulan kuliah di kampus tersebut mengenali motor yang diduga milik ayahnya yang hilang di salah satu parkiran PTN ternama itu," terangnya.

Setelah melihat hal tersebut, anak korban langsung memberitahu orang tuanya dan kemudian korban melapor ke Polsek Taman. Berbekal laporan itu, polisi langsung meluncur ke lokasi dan berhasil menemukan motor tersebut. "Ternyata di tempat tersebut juga ditemukan beberapa motor hasil curian lainnya, salah satunya motor Honda Vario milik Ahmad Jayadi," tambahnya.

Pengunjung Butuh Akses Jalan Aman Menuju Taman Hutan Raya Pakal, Bukan Lewat Perlintasan KA Lagi

Dari hasil penelusuran, pakiran yang memang sengaja tertutup itu menjadi tempat penitipan sementara sepeda motor hasil curanmor.

"Dugaan sementara petugas office boy (OB) yang bekerja di kampus tersebut terlibat. Karena saat polisi datang, OB tersebut gugup dan melarikan diri. Saat dilakukan pemeriksaan terhadap kamar kost ny sudah kosong tak ditempati. Dan nomor handphonenya ketika dilacak diketahui sudah berada di wilayah Madura," jelasnya.

Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan secara mendalam mengingat di tempat parkir itu juga tidak memiliki kamera cctv.

"Kedua barang bukti curanmor itu langsung diamankan ke Mapolsek Taman dan langsung diserahkan kepada pemiliknya. Saat ini polisi masih mengembangkan kasus tersebut bekerjasama dengan polsek di daerah tersebut," pungkasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved