Wawalikota Kaget Saat Tahu Batu Jadi Satu-satunya Kota Belum Ada SK Kumuh: Tunggu Draft & Kritikan

Wawalikota Kaget Saat Tahu Batu Jadi Satu-satunya Kota Belum Ada SK Kumuh: Tunggu Draft & Kritikan

Wawalikota Kaget Saat Tahu Batu Jadi Satu-satunya Kota Belum Ada SK Kumuh: Tunggu Draft & Kritikan
SURYA/BENNI INDO
Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso, Kamis (23/5/2019). 

Wawalikota Kaget Saat Tahu Batu Jadi Satu-satunya Kota Belum Ada SK Kumuh: Tunggu Draft & Kritikan

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Kota Batu menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang belum memiliki SK Kumuh.

Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso pun kaget mengetahui hal itu.

"Saya kaget, satu-satunya kota di Indonesia yang belum punya SK Kumuh hanya Kota Batu. Besok saya tunggu draftnya. Saya mewakili Pemkot Batu, sudah barang tentu memberi hal positif untuk Kota Batu," ujar Punjul setelah menghadiri Workshop Program Kota Tanpa Kumuh di Bata Merah Guest House, Rabu (28/8/2019).

Uji Publik Ranperda RTRW Akan Mengubah 20 Persen Peruntukkan Wilayah di Kota Batu

Pemkot Batu Kukuh SMP Negeri di Junrejo akan Dibangun, Punjul Santoso: Zonasi Tetap Diberlakukan

Bikin Gapura Garuda 4D, Desa Sidomulyo Batu Masuk 10 Besar Festival Gapura Cinta Negeri 2019.

Dikutip dari laman resmi Kementerian PUPR, Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) adalah satu dari sejumlah upaya strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di Indonesia dan mendukung “Gerakan 100-0-100”.

Yaitu 100 persen akses universal air minum, 0 persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak.

Arah kebijakan pembangunan Dirjen Cipta Karya ini adalah membangun sistem, memfasilitasi pemerintah daerah, dan memfasilitasi komunitas (berbasis komunitas).

Program Kotaku akan menangani kumuh dengan membangun platform kolaborasi melalui peningkatan peran pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat.

Program Kotaku dilaksanakan di 34 provinsi, yang tersebar di 269 kabupaten/kota, pada 11.067 desa/kelurahan.

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kumuh yang ditetapkan oleh kepala daerah masing-masing kabupaten/kota, permukiman kumuh yang berada di lokasi sasaran Program Kotaku adalah seluas 23.656 Hektare.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved