Breaking News:

Berita Unik

Oknum Ojol Tolak Ditilang Polisi di Surabaya, Sempat Ngaku Wartawan & Ancam Viralkan Video Tilang

BERITA UNIK - Seorang pengemudi ojek online (ojol) ditilang polisi. Bukannya mengaku salah tetapi malah mengancam polisi.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Sudarma Adi
SURYA/WILLY ABRAHAM
Anggota Lantas Polsek Simokerto, Aipda Suswin Prastiono menunjukkan surat tilang oknum Ojol yang menolak ditilang dan mengancam memviralkan polisi, Kamis (29/8/2019). 

Oknum Ojol Tolak Ditilang Polisi di Surabaya, Sempat Ngaku Wartawan & Ancam Viralkan Video Tilang

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Hari pertama Operasi Patuh, oknum ojek online (ojol) kedapatan melanggar lalu lintas menolak ditilang. Dia mengaku wartawan bahkan mengancam akan memviralkan petugas kepolisian.

Anggota Lantas Polsek Simokerto Aipda Suswin Prastiono mengatakan, awalnya petugas menilang oknum ojol AK (26) di Traffict Light (TL) Jalan Kaliondo Surabaya, Kamis (29/8/2019) pukul 06.45 wib.

Bos Taksi Malaysia Sebut Pemuda Indonesia Miskin, Ojol Jatim Tuntut Permintaan Maaf

Warga Malang Jadi Korban Penipuan Oknum Driver Ojol, Orderan Makanan Tak Sampai Tapi Saldo Kesedot

Billy Syahputra Dapat Ancaman & Umpatan dari Oknum Sopir Ojol, Mengelus Dada Sambil Bilang Istighfar

Oknum ojol itu melanggar rambu lalu lintas setelah belok kiri saat lampu menyala merah. Padahal disitu tertulis jelas, belok kiri ikuti isyarat lampu.

"Langsung kita berhentikan dan ditilang tetapi dia tidak terima," ujarnya.

Saat ditilang, oknum ojol yang berasal dari Sampang Madura itu menolak. Tiba-tiba dia mengaku sebagai wartawan. Kemudian, meminta petugas untuk menunjukkan Surat Perintah Penindakan (Sprindik).

Saat itu juga AK mengeluarkan ponselnya untuk memfoto dan memvideo aktivitas petugas.

"Kita tunjukkan sprinnya, saat ditanya mana surat tugas atau kartu pers, dia tidak bisa menunjukkan," tambahnya.

Selain tidak bisa menunjukkan tanda pengenal sebagai jurnalis. AK juga mengancam akan memviralkan video petugas yang melakukan tilang kepada Ojol.

Lanjut Suswin, petugas mengerti betul saat wartawan akan meliput. Pasti meminta izin terlebih dahulu sambil menunjukkan kartu pers.

Petugas kemudian menanyakan kembali dari media mana. Namun, AK berkelit bahwa bukan dia yang menjadi wartawan, melainkan adiknya.

"Langsung kita beri tilang. Sesuai perintah bapak Kapolrestabes, operasi patuh tindak tegas segala macam jenis pelanggaran," tutupnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved