Pelaku Bisnis Sekitar Alun-alun Surabaya Bakal Diuntungkan

Alun-alun Surabaya bawah tanah yang saat ini mulai dibangun akan menjadi ruang publik. Di kedalaman lima meter itu akan banyak fasilitas publik

Pelaku Bisnis Sekitar Alun-alun Surabaya Bakal Diuntungkan
SURYA/DELYA OCTOVIE
Utilitas yang ditemukan selama Pile Integrity Test (PIT) di Jalan Yos Sudarso, kini tengah dipindahkan ke pedestrian, Senin (19/8/2019). Pemindahan ini sebagai pendukung pembangunan Jalan Yos Sudarso sebagai basement Alun-alun Kota Surabaya 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Alun-alun Surabaya bawah tanah yang saat ini mulai dibangun akan menjadi ruang publik. Di kedalaman lima meter itu akan banyak fasilitas publik yang diakses gratis. Yang menarik di ruang tengah kota itu akan dihuni para pelaku UMKM.

"Dimana-mana ruang tengah kota hanya akan mampu ditempati para pemodal besar. Tapi dengan Alun-alun Surabaya memberikan akses kepada pelaku ekonomi kerakyatan, UMKM," kata Pakar Tata Kota Maztri Indrawanto kepada Tribunjatim.com.

Salah satu selasar alun alun bawah tanah itu akan digunakan untuk ruang etalase dan jualan produk UMKM Surabaya. Alun alun bawah tanah pertama itu akan menempati lahan seluas 1,4 hektare.

Pengerjaan Alun-alun Surabaya bawah tanah itu menggunakan anggaran multiyears Rp 70 miliar. Proyek alun alun bawah tanah pertama di Surabaya itu ditarget tuntas pada Desember 2020.

Dampak Penutupan Jalan Yos Sudarso Surabaya, Zangrandi Berharap Customer Online

Dituding Bikin Konflik Papua Makin Keruh Punya Kepentingan Asing, LBH Surabaya: Salah Paham

Polisi Kesulitan Mengorek Keterangan Istri Penjual Baju di Madiun yang Ditemukan Tewas di Ruko

Alun-Alun itu berlokasi di komplek Balai Pemuda sisi Jalan Yos Sudarso Surabaya. Bersebelahan dengan kantor DPRD Surabaya atau berjarak sekitar 300 meter dari Balai Kota Surabaya.

Alun alun ini membentang di bawah tanah mulai sisi Barat hingga Timur. Di sisi barat akan ada plaza bawah tanah. Ini bisa dijadikan tempat nongkrong oleh warga Surabaya. Nantinya ada lift dan eskalator.

Sedangkan untuk Alun-alun sebelah timur atau atau sisi Jalan Pemuda Surabaya bakal dilengkapi dengan amphitheatre dan tribun tempat duduk untuk pertunjukkan seni. Nantinya akan dibangun patung Sawunggaling dan diorama sejarah tentang Kota Surabaya.

Saat ini dukungan untuk menciptakan ruang publik yang terpusat di Balai Pemuda sudah dibangun. Pedestrian di sepanjang jalan ini sudah dilebarkan. Nantinya akan diarahkan agar memberi akses utama pada pejalan kaki.

Namun saat ini perlu bersabar untuk menjadikan kawasan Balai Pemuda yang tembus dari bawah tanah ke Jalan Pemuda itu. Perlu waktu enam bulan untuk pengerjaan awal. Target, akhir 2020 alun alun itu tuntas dan dioperasikan.

Maztri berharap agar pusat bisnis dan perkantoran di sekitar alun alun nantinya menyesuaikan desainnya. Akan sangat selaras jika tak ada lagi pagar tinggi pada pusat bisnis di sekitar alun alun. Dia berharap semua pagar dibongkar dan menyesuaikan pedestrian yang lebar.

"Kan para pelaku bisnis atau pusat bisnis Yos Sudarso juga diuntungkan. Mereka akan menjadi tempat di sentra keramaian kota. Kalau pelaku bisnis itu mengikutinya dengan tampilan bangunan akan seru," tandas pria alumnus ITS ini.
Warga akan selfie dengan latar tempat bisnis itu. Semua akan diuntungkan. Menurut Pakar Tata Kota ini, jika saat ini harus merasakan dampak penutupan jalur, itu hanya sesaat.

Ke depan, mereka akan merasa diuntungkan karena tempat itu akan menjadi pusat kota. Warga akan makin banyak berkumpul di alun alun. Dampaknya akan positif terhadap usaha bisnis mereka. (Faiq/Tribunjatim.com)

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved