Perum Jasa Tirta Keluhkan Maraknya Penambang Pasir di Sungai Brantas, Padahal Ada Papan Larangan

Satpol PP Provinsi Jawa Timur bersama Perum Jasa Tirta melakukan sosialisasi kepada penambang pasir di Sungai Brantas Tulungagung.

Perum Jasa Tirta Keluhkan Maraknya Penambang Pasir di Sungai Brantas, Padahal Ada Papan Larangan
SURYA/DAVID YOHANES
Petugas memasang papan larangan penambangan pasir di Sungai Brantas, Jumat (14/6/2019). Pemasangan dilakukan di beberapa titik di Kecamatan Ngantru, dan Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung. 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Satpol PP Provinsi Jawa Timur bersama Perum Jasa Tirta melakukan sosialisasi kepada penambang pasir di Sungai Brantas Tulungagung, Kamis (29/8/2019).

Seperti materi sebelumnya, sosialisasi ini terkait larangan penggunaan mesin dalam penambangan pasir di Sungai Brantas.

Sebelumnya, Perum Jasa Tirta dan pihak-pihak terkait sudah memasang papan larangan penambangan di Sungai Brantas.

Meski sudah diberi papan larangan itu, aktivitas penambangan pasir masih marak.

Terlibat Pungli PPDB 2017, Mantan Kepala Sekolah SMPN 2 Tulungagung Divonis 20 Bulan Penjara

Ada Tambahan Fitur Baru pada Laut Nusantara Fase 3, Bisa Hitung BBM dan Tracking Nelayan

Kepala Sub Divisi ASA I/3 Perum Jasa Tirta, Hadi Witoyo kembali menegaskan, pihaknya tidak berhak melakukan penertiban penambang pasir ilegal ini.

“Yang berhak menertiban polisi dan satpol PP,” ujar Hadi.

Karena itu, Hadi mengaku telah bersurat kepada dua instansi itu, terkait keberadaan penambangan pasir ilegal di Sungai Brantas.

Bahkan menurutnya, surat sudah dikirim dua kali, namun belum ada respons penertiban.

Titik penambangan ada delapan, mulai dari Kademangan hingga Ngantru, namun jumlah mesin penyedot semakin berkurang.

“Hasil pemantauan kami, jumlah titiknya tetap, tapi jumlah mesin penyedotnya semakin berkurang,” ungkap Hadi.

Bravo Supermarket Buka di Tulungagung, Permudah Investasi dan Bakal Serap Produk UMKM Lokal

Belasan Pusaka Trenggalek Dijamas Jelang Hari Jadi Trenggalek ke-825

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved