Warga Lumajang ini Nekat Cuti Motor Dengan Menukar Sepeda Onthel

Beginilah cara yang dipakai oleh Aris Diantoro (24) warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Rowokangkung Kabupaten Lumajang untuk mencuri sepeda motor.

Warga Lumajang ini Nekat Cuti Motor Dengan Menukar Sepeda Onthel
sri wahyunik/surya
Tersangka (kaos hijau) pencurian motor di Jember harus menahan sakit 

 TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Menukar sepeda onthel dengan sepeda motor. Beginilah cara yang dipakai oleh Aris Diantoro (24) warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Rowokangkung Kabupaten Lumajang untuk mencuri sepeda motor.

Cara ini terungkap setelah Polisi Jember menangkap Aris pada Rabu (28/8/2019). Kepada polisi, Aris mengatakan caranya menyasar sepeda motor. Lelaki itu selalu membeli sepeda onthel terlebih dahulu.

Memakai sepeda onthel itu, dia berkeliling ke areal persawahan. Saat mengetahui ada sepeda motor yang ditinggalkan di tepi jalan sawah, dia pun mengutak-atik kunci sepeda motor memakai obeng. Jika kunci sepeda motor bisa dibuka, dia pun menaiki motor itu dan meninggalkan sepeda onthelnya.

Aksi Aris terbongkar setelah polisi mendapatkan informasi jika sepeda motor yang dilaporkan hilang oleh seorang warga Desa Mundusari Kecamatan Umbulsari berada di Lumajang. Akhirnya Tim Resmob Polres Jember berkoordinasi dengan pihak Polres Lumajang.

Polisi pun berhasil menangkap Aris. Kasat Reskrim Polres Jember AKP Yadwavina Jumbo Qontasson menuturkan, saat hendak ditangkap Aris berusaha melawan. Karenanya, petugas mengeluarkan tembakan untuk melumpuhkan pencuri tersebut.

Operasi Patuh 2019, Polres Jombang Sambangi Bocah Piatu Akibat Kedua Ortunya Meninggal

Sedang Asik Judi Dadu, 7 Penjudi di Driyorejo Gresik Ini Disergap Polisi

Warga di Kenjeran Bangun Tembok di Jalan Umum Halangi Lalu Lintas, Satpol PP Bongkar Didukung Warga

"Saat diperiksa, yang bersangkutan mengaku dua kali mencuri sepeda motor. Satu kali di Umbulsari, dan satunya di Kecamatan Gumukmas," ujar AKP Yadwavina Jumbo Qontasson kepada Tribunjatim.com, Kamis (29/8/2019).

Dalam melakukan aksinya, Aris menyasar sepeda motor yang ditinggal pemiliknya di jalan area persawahan sambil menaiki. Untuk mencari target, dia menyusuri jalan memakai sepeda onthel. Setelah menemukan target, dia langsung membawa motor milik korban dengan cara merusak rumah kunci menggunakan biji obeng dan tang. Sementara sepeda onthel yang dibawanya ditinggal di TKP.

Lebih lanjut Jumbo menjelaskan, usai melakukan aksinya Aris langsung menggadaikan sepeda motor hasil kejahatannya seharga Rp 500 ribu hingga Rp 700 ribu. Akibat perbuatannya Aris yang pernah dipenjara karena kasus serupa tahun 2011 lalu, kembali dijerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara. (Sri Wahyunik/Tribunjatim.com)

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved