Kampanyekan Kerajinan Tangan Ramah Lingkungan, The Alana Hotel Surabaya Beri Ruang Pelaku UMKM

juara pertama Lomba Kerajinan Tangan Berbahan Ramah Lingkungan yang digelar oleh The Alana Hotel Surabaya, Jumat (30/8).

Kampanyekan Kerajinan Tangan Ramah Lingkungan, The Alana Hotel Surabaya Beri Ruang Pelaku UMKM
SURYA/AHMAD FAISOL
Produk-produk kerajinan tangan berbahan batang bambu dikenalkan mahasiswa KKN UTM kepada masyarakat Desa Petapan Kecamatan Labang di balai desa, Minggu (13/1/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ermien Setiawati, pengusaha kerajinan berbasis kertas semen, mengatakan tak menyangka jika dirinya akan menyabet juara pertama Lomba Kerajinan Tangan Berbahan Ramah Lingkungan yang digelar oleh The Alana Hotel Surabaya, Jumat (30/8).

"Mendapat juara satu saya tidak menyangka sama sekali. Semoga kegiatan seperti ini lebih sering diadakan agar teman-teman pelaku UMKM bisa lebih berinovasi," ungkapnya seusai penyerahan hadiah.

Pada kompetisi yang diadakan untuk menutup perayaan bulan kemerdekaan RI tersebut, Ermien menghadirkan produk tas dan dompet yang terbuat dari kertas semen dengan menggunakan teknik ecoprint.

"Untuk daunnya saya pakai daun jati. Caranya ditempel pada kertas semen kemudian dikukus. Sekarang kan sedang booming juga ecoprint," kata Ermien kepada Tribunjatim.com.

Para dewan juri menobatkan Ermien sebagai juara karena memenuhi kriteria penilaian yang meliputi kreativitas, tingkat kesulitan, serta komposisi warna.

Secara keseluruhan, menurut Wiwit Manfaati, salah satu dewan juri, para peserta yang berpartisipasi sangat antusias dan kreatif menciptakan produk dari bahan dasar yang jarang dilirik.

"Selain ada yang dari kertas semen, juga ada yang menggunakan bahan pelepah pisang, serat karung goni, batok kelapa, dan lain sebagainya. Menyenangkan sekali, teman-teman yang datang sangat antusias," ungkap Wiwit kepada Tribunjatim.com.

Bahan-bahan tersebut, lanjutnya, diolah secara baik sehingga dapat menghasilkan produk-produk bernilai jual, seperit tas, kalung, dompet, dan lain sebagainya.

Jadi Pengedar Sabu-sabu, Pengangguran dan Kuli Bangunan Ditangkap Polres Jombang

BREAKING NEWS - Empat Nelayan Dari Tuban Dikabarkan Tenggelam di Bawean Gresik

Merasa Dikerjai PSSI, Persebaya Surabaya akan Kaji Ulang Keikutsertaan di Liga 1 Putri 2019

"Melalui kegiatan ini, semoga dapat memberi motivasi kepada peserta dan masyarakat luas, bahwa barang yang dirasa tidak lagi digunakan dapat diolah menjadi produk estetik dengan nilai jual tinggi," Wiwit menuturkan.

Ia pun berharap para pelaku UMKM dapat terus menekuni bidangnya dan terus berkomitmen.

Total peserta yang mengikuti lomba itu, ungkap Nabilla Humaira, marketing communication manager The Alana Hotel Surabaya, sebanyak 45 orang.

"Tak hanya dari Surabaya, para peserta juga datang dari kota-kota lain di Jawa Timur, seperti Blitar, Bojonegoro, Sidoarjo, Gresik, dan masih banyak lagi," ungkapnya.

Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka melestarikan kebudayaan Indonesia melalui kerajinan tangan yang berbahan ramah lingkungan.

"Nantinya, kami akan bekerja sama dengan beberapa pelaku UMKM untuk kemudian dapat memamerkan produk-produk mereka di The Alana Hotel Surabaya," Nabilla mengatakan.

Semoga, lanjutnya, kegiatan ini dapat mengajak masyakarat dan pelaku usaha untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dengan menyulap bahan ramah lingkungan menjadi kreasi yang bernilai tinggi. (Christine/Tribunjatim.com)

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved