Kasus Bentrok Perguruan Silat, Polisi Tetapkan 2 Tersangka Masih di Bawah Umur, Harus Wajib Lapor

Kasus Bentrok Perguruan Silat di Tuban, Polisi Tetapkan 2 Tersangka Masih di Bawah Umur, Harus Wajib Lapor.

Kasus Bentrok Perguruan Silat, Polisi Tetapkan 2 Tersangka Masih di Bawah Umur, Harus Wajib Lapor
SURYA/M SUDARSONO
Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono saat memberikan keterangan atas kasus kericuhan yang melibatkan perguruan. 

Kasus Bentrok Perguruan Silat, Polisi Tetapkan 2 Tersangka Masih di Bawah Umur, Harus Wajib Lapor

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Kericuhan yang disebabkan penyerangan Kere Gerombolan (Rembol) dari Bojonegoro terhadap Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan, Tuban Minggu (25/8/2019), telah sampai babak baru.

Sebanyak 21 orang telah diamankan atas kasus kericuhan tersebut, namun dua di antaranya telah ditetapkan tersangka.

"Sudah dua kita tetapkan tersangka, kita kenakan pasal 170 KUHP, " Kata Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono kepada wartawan, Minggu (1/9/2019).

Perahu Nelayan Tuban Terbalik Diterpa Gelombang di Perairan Gresik, 4 ABK Berjuang Selamatkan Diri

Satpol Air Polres Gresik Temukan Nelayan Tuban, Semuanya Selamat

Pengendara Motor Dihantam Truk Saat Menyebrang di Tuban, Nenek ini Langsung Tewas di Tempat

Dia menjelaskan, meski telah ditetapkan tersangka namun keduanya tidak ditahan. Sebab masih di bawah umur.

Kedua pelaku yang diketahui berinisial E dan M, merupakan warga Bojonegoro. Untuk sementara hanya dikenakan wajib lapor dengan mempertimbangkan beberapa hal.

"E dan M sudah ditetapkan tersangka, tidak ditahan karena di bawah umur," Ujarnya menerangkan.

Ditambahkannya, penetapan tersangka dilakukan karena telah memenuhi unsur secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang lain atau merusak barang di muka umum.

Bahkan tidak menutup kemungkinan jika akan ada tersangka baru dalam kasus kericuhan tersebut.

"Tidak menutup kemungkinan akan bertambah lagi untuk tersangka, hukum akan kita tegakkan. Yang jelas untuk wilayah Tuban sudah kondusif, karena pelaku dari Bojonegoro," Pungkasnya.

Halaman
12
Penulis: M Sudarsono
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved