Kirab Tahun Baru Islam di 2 Tempat di Gresik Disoroti Warga, Diduga Kegiatan HTI

Beragam aksi dilakukan barisan umat Islam meramaikan peringatan tahun baru Islam 1441 Hijriah yang jatuh pada hari ini, Minggu (31/8/2019).

Kirab Tahun Baru Islam di 2 Tempat di Gresik Disoroti Warga, Diduga Kegiatan HTI
Istimewa
KIRAB - Kirab tahun baru Islam di komplek perumahan KBD yang diduga dilakukan oknum HTI 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Beragam aksi dilakukan barisan umat Islam meramaikan peringatan tahun baru Islam 1441 Hijriah yang jatuh pada hari ini, Minggu (31/8/2019).

Satu pemandangan kirab di Gresik mendapat sorotan berbagai pihak. Peserta kirab di Gresik terpantau menggunakan atribut yang mirip dengan kelompok Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)  

Peringatan tahun baru Islam tersebut berda di kawasan Perumahan Kota Baru Driyorejo (KBD) dan sekitar Taman Perumahan Gresik Kota Baru Kecamatan Kebomas Gresik.

Kirab tersebut pun di sekitar taman GKB dibubarkan oleh aparat. Sementara di KBD para peserta masih dibebaskan melakukan kirab.

(LPBH NU Kediri Tolak Acara Akad Fair Vol 2 Taarufan Yuk, Diduga Gerakan Baru Eks HTI)

Para peserta yang diduga membawa dan mengenakan atribut HTI ini berkeliling kompleks perumahan.

Warga pun mengaku merasa aneh dengan kehadiran kelompok ini.

Menurut sepengetahuan warga, organisasi HTI seharusnya sudah dibubarkan pemerintah. Namun nyatanya masih ada yang berkegiatan di tengah masyarakat. 

"Padahal, ideologinya sudah berbeda. Dan cita-cita yang diusung yaitu negara Islam. Padahal di Indonesia ideologi Pancasila," kata Saiful, warga Kedamean yang melihat kegiatan di kirab tahun baru Islam di KBD, Minggu (1/9/2019).

Kirab tersebut membuat masyarakat heran, sehingga ada yang mengabadikan untuk menjadi bahan diskusi.

"Ormas ini sudah betul-betul ingin mengganti sistem pemerintahan Indonesia, membentuk negara Islam," imbuhnya.

(Diprotes Banser dan BEM PTM Akibat Disebut Undang Eks Anggota HTI, Brother Fest 2019 Kediri Ditunda)

Menurut Saiful, petugas di Gresik harus ada yang tegas sebab ini menyangkut keberadaan HTI, sebab sudah dibubarkan.

"Inilah saatnya menjaga negara kesatuan Republik Indonesia dari rongrongan masyarakat sendiri. Seperti memberantas pelaku kejahatan," katanya.

Menanggapi hal ini, Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro mengatakan masih menyelidiki kirab peringatan tahun baru Islam.

"Kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Wahyu alumnus Akpol tahun 1998 melalui telepon selulernya.

Reporter: Surya/Sugiyono.

(LPBH NU Kediri Tolak Acara Akad Fair Vol 2 Taarufan Yuk, Diduga Gerakan Baru Eks HTI)

Penulis: Sugiyono
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved