Program Bebas Pasung Trenggalek, Asman Dibebaskan Setelah 7 Tahun Dipasung

Asman Budi (40), warga Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek akhirnya mendapat perawatan medis setelah 7 tahun terpasung di rumahnya sendiri.

Program Bebas Pasung Trenggalek, Asman Dibebaskan Setelah 7 Tahun Dipasung
SURYA/AFLAHUL ABIDIN
Pasien ODGJ yang dibebaskan dari pasung di Kabupaten Trenggalek, Senin (2/9/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK – Asman Budi (40), warga Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek akhirnya mendapat perawatan medis setelah 7 tahun terpasung di rumahnya sendiri.

Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) itu dipasung oleh keluarga dengan kerangkeng gantung ukuran 1 meter x 2 meter.

Keluarga terpaksa memasung karena Asman kerap bertempramen tinggi. Ia juga kerap membuat kegaduhan di lingkungannya.

Asman akhirnya bebas dari pasung dan dibawa tim gabungan bebas pasung Kabupaten Trenggalek, Senin (2/8/2019).

(Wanita di Magetan Dikurung di Ruang Kecil Selama 5 Tahun, Alami Gangguan Jiwa Ditinggal Suami)

Ia dibawa ke Ruang Nusa Indah RSUD dr Soedomo Kabupaten Trenggalek.

Kepala Seksi Disabilitas Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Trenggalek, Sri Winarti mengatakan, Asman dievakuasi setelah dipasung sejak 2012.

“Sebelumnya, sudah dievakuasi dan dikirim ke RSJ Lawang. Namun karena ada kegaduhan, dipasung ulang,” kata Winarti, di RSUD dr Soedomo.

Dengan dievakuasinya Asman, data Dinsos PPPA Kabupaten Trenggalek mencatat, warga yang masih terpasung tinggal 3 orang.

Kabupaten Trenggalek membebaskan sejumlah orang dengan gangguan jiwa dari pasung secara masal sejak 2017.

Tercatat, 150 orang sudah dibebas pasungkan, termasuk Asman. Dari jumlah itu, dua orang sudah meninggal dunia.

Halaman
123
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved