Selama Agustus 2019 Wilayah Jawa Timur Mengalami Inflasi Sebesar 0,12 Persen, Ini Penyebabnya!

Di bulan Agustus ini tercatat tujuh kota mengalami inflasi dan satu kota mengalami deflasi," katanya kepada TribunJatim.com, Senin (2/9/2019).

Selama Agustus 2019 Wilayah Jawa Timur Mengalami Inflasi Sebesar 0,12 Persen, Ini Penyebabnya!
TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Teguh Pramono selaku Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur saat menjelaskan perkembangan inflasi di Jatim. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pada Agustus 2019 Jawa Timur mengalami inflasi sebesar 0,12 persen.

Hal tersebut diungkapkang langsung oleh Teguh Pramono selaku Kepala Badan Pusat Statistik Jawa Timur.

"Di bulan Agustus ini tercatat tujuh kota mengalami inflasi dan satu kota mengalami deflasi," katanya kepada TribunJatim.com, Senin (2/9/2019) di Kantor BPS Jatim Jalan Raya Kendang Sari.

Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Jember.

"Jember mengalami inflasi mencapai 0,33 persen, sedangkan deflasi terjadi di Kediri sebesar 0,23 persen," tambahnya.

Cabai Rawit Jadi Penyumbang Inflasi Terbesar di Kota Malang

Ayam Ras, Cabe Rawit & Emas Perhiasan Picu Inflasi di Jawa Timur Sebesar 0.16 Persen

Tiga komoditas utama yang mendorong terjadinya inflasi di bulan Agustus 2019 ialah emas perhiasan, biaya sekolah dasar, dan cabai rawit.

"Inflasi sebanyak 0,12 persen terjadi di Jatim pada Agustus 2019 karena pada bulan ini harga emas perhiasan masih mengalami kenaikan mengikuti harga emas dunia, sehingga menjadi komoditas utama pendorong inflasi," jelas Teguh

Biaya sekolah dasar juga menjadi komoditas pendorong inflasi disebabkan
kenaikan pada tahun ajaran baru.

Selain itu, lebih lanjut Teguh menjelaskan untuk cabai rawit juga masih menjadi komoditas yang mengalami kenaikan.

"Jadi cabai rawit juga merupakan komoditas yang juga ikut andil terjadinya inflasi, meskipun sekarang (September) harga cabai rawit sudah turun tetapi pada bulan sebelumnya tepatnya pada Juli mengalami kenaikan, maka efeknya masih dirasakan sampai bulan Agustus," paparnya.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved