Sempat Bohong, Ayah Mengaku Lempar Pisau ke Anak hingga Tewas Tertusuk, Berawal dari Jajan!

Seorang siswa SMP tewas tertusuk pisau di halaman rumahnya, di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu (31/8/2019).

KOMPAS.com/KURNIA TARIGAN
Seorang siswa SMP tewas tertusuk pisau di halaman rumahnya, di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu (31/8/2019). 

TRIBUNJATIM.COM - Seorang siswa SMP tewas tertusuk pisau di halaman rumahnya, di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu (31/8/2019).

Sang Ayah Mardi, menjadi tersangka dalam kasus siswa SMP tewas tertusuk pisau di Palangkaraya.

Mardi melemparkan pisau ke arah anaknya yang masih SMP, ES (15) karena kesal ES tidak mau mengalah dengan adiknya soal jajanan, Sabtu (31/8/2019).

Kesal melihat ES dan adiknya berkelahi, Mardi melemparkan pisau untuk mengupas jagung yang dipegangnya ke arah ES hingga menancap ke dada korban.

Terungkap, KV Sudah Lama Simpan Dendam dengan Saudara Tiri, Bunuh Tak Dipaksa Aulia Kesuma

“Saya lempar bukan saya tusuk,” kata Mardi, saat berada di Mapolres Palangkaraya. Minggu (1/9/2019).

Mardi mengaku menyesali perbuatannya.

"Saya menyesal seumur hidup," ujar Mardi.

Sebelumnya, kepada polisi dan wartawan, Mardi sempat menutupi peristiwa ini dengan cerita versi lain.

Pihak keluarga juga sempat menutupi kasus ini.

Dari keterangan awal Mardi, ES tewas saat dikejar adiknya di halaman rumah karena tak mau memberikan roti.

Halaman
1234
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved