Tak Lolos Seleksi, Sejumlah Bacades Centong Mojokerto Protes Panitia Penyelenggara Pilkades

Tak terima keputusan panitia Pilkades, ejumlah Bakal Calon Kepala Desa mendatangi kantor balai desa

Tak Lolos Seleksi, Sejumlah Bacades Centong Mojokerto Protes Panitia Penyelenggara Pilkades
SURYA.CO.ID/FEBRIANTO RAMADANI
Suasana pertemuan antara panitia pilkades dengan bacades Centong, kabupaten Mojokerto, Senin siang (2/9/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Tak terima keputusan panitia pemilihan kepala desa (Pilkades), Sejumlah Bakal Calon Kepala Desa (Bacades) Desa Centong, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, mendatangi kantor balai desa setempat, Senin siang (2/9/2019).

Sekitar pukul 10.00 Wib, satu persatu bacades tersebut, datang ke balai desa setempat. Satu jam kemudian, perwakilan bacades masuk sebuah ruangan pertemuan dan menanyakan keputusan panitia pilkades yang tidak meluluskannya berdasarkan seleksi administrasi.

Pada pukul 11.30 Wib, pertemuan antara bacades, panitia pilkades, dan pihak kepolisian berlangsung alot. Lantaran tidak menemukan jalan keluar dalam rapat tersebut, bacades kemudian walk out dan membawa tanda terima pengajuan verifikasi bacades.

Operasi Semeru 2019 di Tol Surabaya-Mojokerto Pakai Speed Gun, PJR Polda Jatim Tindak 61 Pelanggar

Jembatan Apung Kayu Mojokerto, Hubungkan Dua Kabupaten dan Sajikan Pemandangan Gunung Penanggungan

Jumanitri, peserta bacades Centong asal Dusun Kleco, menilai, keputusan panitia pilkades tidak meloloskan bacades berdasarkan seleksi administrasi tidak terbuka dan transparan.

"Saya datang kemari untuk mengambil berkas yang saya kumpulkan saat daftar calon kepala desa. Tetapi, saya gagal dalam seleksi berkas administrasi karena data pekerjaan saya di kartu keluarga tidak sama dengan data di Kartu Tanda Penduduk," ungkapnya Senin (2/9/2019).

Akan tetapi, lanjut Jumanitri, panitia Pilkades tidak bisa menyerahkan berkas yang ia minta dengan alasan petunjuk secara lisan dan tertulis.

Suharnoko, bacades asal Dusun Wates, mengaku kecewa dengan keputusan panitia pilkades yang menyatakan gagal maju sebagai calon kepala desa.

"Kami ini kan dari penilaian bacades dapat nilai 9. Kami gagal karena data di KTP dengan KK yang berbeda. Padahal itu bisa diperbaiki," ujarnya Senin (2/9/2019).

Sementara itu, ketua panitia Pilkades Centong, Jupriadi, menolak dimintai keterangan saat berada di sebuah ruangan pertemuan.

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved