Dorong Peningkatan Premi Tumbuh Dua Digit, A3UI Siap Wadahi Agen Asuransi Umum

Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menargetkan premi industri asuransi mampu bertumbuh di kisaran 12 persen-15 persen pada 2019.

Dorong Peningkatan Premi Tumbuh Dua Digit, A3UI Siap Wadahi Agen Asuransi Umum
SURYA.CO.ID/SRI HANDI LESTARI
Ketua Umum A3UI, Baidi Montana memberikan cinderamata kepada Wakil Gurbernur Jawa Timur, Emil Dhardak usai hadir dalam deklarasi A3UI di Surabaya, Selasa (03/09/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menargetkan premi industri asuransi mampu bertumbuh di kisaran 12 persen-15 persen pada 2019.

Hal ini terdorong, setelah capaian di tahun 2018 yang hanya tumbuh sekitar 9 persen.

Sementara industri asuransi sangat besar peranannya dalam mendukung pertumbuhan perekonomian di Indonesia.

Selain itu industri Asuransi juga memiliki peran dalam mendukung masyarakat dalam memanage risiko yang dihadapinya sehari-hari, khususnya pada saat mereka memulai dan menjalankan kegiatan usahanya.

Kerja Sama dengan OJK Pemkab Jember Siapkan Transformasi Badan Kredit Desa Menjadi BPR atau LKM

"Namun minat masyarakat untuk berasuransi masih tergolong rendah. Disisi lain tingkat penetrasi dan densitas industri asuransi masih tidak efektif. Potensi besar bagi perusahaan asuransi umum untuk meningkatkan penetrasi pasar," kata Sony Richardus Lakssono, Ahli Agen Asuransi Umum Indonesia (A3UI) saat ditemui di Shangri-La Hotel Surabaya, dalam kegiatan Deklasasi Perkumpulan Ahli Agen Asuransi Umum Indonesia (A3UI), Selasa (3/9/2019).

Melihat potensi dan peluang itulah, A3UI terbentuk untuk ikut meningkatkan dan berkontribusi kongkrit dalam industri asuransi umum nasional.

AAUI memproyeksi industri asuransi umum akan mencatatkan pertumbuhan gemilang di tahun 2019. Diperkirakan industri ini bisa meraih pertumbuhan premi minimal di angka 10 persen.

“Perkumpulan ini diharapkan mampu mendukung penetrasi dalam rangka meningkatkan kualitas maupun kuantitas salahsatu sektor pelaku asuransi, khususnya agen asuransi kerugian umum di Indonesia,” lanjut Sony.

Perbankan & BPR Torehkan Rekor Posistif Pertumbuhan Ekonomi Jatim, OJK Komitmen Kembangkan Investasi

Dari data AAUI agen asuransi umum sekitar 38.000 agen yang sudah tersertifikasi. Target pertama A3UI adalah 20 persen agen asuransi umum menjadi anggota A3UI.

"Sekarang anggota A3UI sebanyak 100 agen yang terdaftar. Harapannya setelah dideklarasikan bakal lebih banyak yang tergabung," ujar Sony.

Tujuan A3UI membuat wadah bersama mendukung agen asuransi umum dalam keahlian dan profesionalisme. Saat ini sudah ada permintaan untuk membuat DPD di kota besar yakni Jakarta, Semarang, Bandung, Denpasar, Balikpapan dan Medan.

Menurut UU no.40 thn 2014 Pasal 1 jo POJK no.69/POJK/05/2016 Devinisi Agen Asuransi adalah : Orang yang bekerja sendiri atau bekerja pada badan usaha yang bertindak untuk dan atas nama Perusahaan Asuransi atau Perusahaan Asuransi Syariah dan memenuhi persyaratan untuk mewakili Perusahaan Asuransi atau Perusahaan Asuransi Syariah memasarkan produk asuransi atau produk asuransi syariah yang non jiwa.

(rie/Sri Handi Lestari)

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved