Kasatpol PP Jombang & Para Anggota Susul Ikut Tes Urine di Polres, Hasilnya Seperti Ini

Kasatpol PP Jombang & Para Anggota Susul Ikut Tes Urine di Polres, Hasilnya Seperti Ini.

Kasatpol PP Jombang & Para Anggota Susul Ikut Tes Urine di Polres, Hasilnya Seperti Ini
SURYA/SUTONO
Tes narkoba belasan anggota Satpol PP di Satresnarkoba Polres Jombang. 

Kasatpol PP Jombang & Para Anggota Susul Ikut Tes Urine di Polres, Hasilnya Seperti Ini

TRIBUNJOMBANG.COM, JOMBANG - Sebanyak 17 anggota Satpol PP Jombang, Jawa Timur, menjalani tes urine di Mapolres Jombang, Selasa (3/9/2019).

Belasan aparat penegak perda ini merupakan anggota Satpoll PP yang menyusul tes urine, karena belum melakukan cek urine yang dilakukan di Kantor Satpol PP setempat, sepekan lalu.

Kasus Dugaan Ijazah Palsu Milik Dewan di Jombang, FRMJ Klaim Punya Bukti Baru

Wanita Ini Kaget Emak-emak Tetiba Nyeberang Jalan di Jombang, Tewas Seketika Seusai Tabrakan Motor

Viral di FB, Curi Ponsel Jombang Terekam CCTV, Pria Gondrong Rogoh di Jok Motor Saat Korban Belanja

Selain anggota, tes urine juga diikuti oleh Kepala Satpol PP Agus Susilo Sugioto dan sejumlah unsur pimpinan lainnya.

Menurut Agus, tes urine ini wajib dilalukan semua anggotanya, untuk deteksi secara dini sekaligus mengantisipasi penyalahgunaan narkotika di lingkup ASN (aparatur sipil negara) terutama Satpol PP.

"Dari total sekitar 86 anggota, yang 18 belum ikut tes urine karena ada sejumlah keperluan. Ada yang rapat, ada yang lepas dinas, dan hari ini hanya tinggal satu karena masih tugas luar kota, besok akan menyusul," ujar Agus.

Diketahui, salah satu oknum honorer anggota Satpol PP Jombang, bernama Yogi Prima Setyawan (32) beberapa waktu lalu ditangkap petugas Polres Jombang bersama dua rekanya saat menggelar pesta sabu di Jalan Brigjen Kretarto setempat.

Dengan upaya pencegahan ini, kasus penyalahgunaan narkotika tidak terulang lagi dilingkup ASN lain.

Agus memastikan, jika ada anggota Satpol PP yang terindikasi menggunakan narkotika (sabu) pihaknya tidak segan-segan memberikan tindakan tegas berupa hingga pemecatan melalui mekanisme yang berlaku.

Disinggung mengenai anggotanya yang menjadi tersangka kasus penyalahgunaan narkotika ini, Agus mengatakan, akan mengikuti proses hukum yang ada.

"Tentunya kami akan ikuti proses hukum sampai ada keputusan hukum tetap, yang bersangkutan statusnya juga masih honorer, setelah ada putusan hukumnya, kami akan sampaikan ke BKD PP," tandasnya.

Kasat Resnarkoba Polres Jombang AKP Mochammad Mukid menjelaskan, dari sekitar 17 orang di tes urine, tidak ada satupun yang terindikasi menggunakan narkotika.

Dikatakan Mukid, tes narkoba ini menggunakan metode tes tiga parameter strip test (rapid test strip).

Strip test ini akan mendeteksi kandungan narkoba, yakni Marijuana (THC), amphetamine (AMP) dan Morphine (MOP) Sehingga hasilnya dapat diketahui secara langsung dan terbuka.

"Semuanya negatif, tidak ada yang terindikasi menggunakan narkotika. Kami apresiasi upaya Kasatpol PP Jombang yang dengan cepat mengantisipasi peredaran narkotika di Satpol PP ini, semoga ini bisa dicontoh instansi lain," pungkasnya.

Penulis: Sutono
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved