Liga Indonesia

Pelatih Madura FC Agus Yuwono Berharap Skuadnya Bangkit Saat Laga Kandang Jamu PSBS Biak

Agus Yuwono, pelatih Madura FC berharap skuat asuhannya tidak terlalu lama meratapi hasil buruk kekalahan 0-2 dari dari Martapura FC.

Pelatih Madura FC Agus Yuwono Berharap Skuadnya Bangkit Saat Laga Kandang Jamu PSBS Biak
SURYA.CO.ID/KHAIRUL AMIN
Agus Yuwono (tengah), pelatih Madura FC saat jumpa pers di Sumenep, Senin (2/9/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Agus Yuwono, pelatih Madura FC berharap skuad asuhannya tidak terlalu lama meratapi hasil buruk kekalahan 0-2 dari dari Martapura FC.

Bermain di Stadion A Yani, Sumenep, Senin (2/9/2019) kemarin, Madura FC harus telan kekalahan di depan publik sendiri, sekaligus menjadi kekalahan laga kandang kedua di Liga 2 2019.

Yuwono berharap dari sisi mental, Usman Pribadi dkk akan segera membaik. Apalagi setelah ini Madura FC kembali akan jalani laga kandang, jamu PSBS Biak (7/9/2019).

"Kami akan ribown mentality pemain bahwa menang atau kalah, kami tidak perlu harus pikirkan lagi," terang Agus Yuwono.

Agus Yuwono Sebut Kekalahan Madura FC dari Martapura FC Dipengaruhi Rekor Masa Lalu

"Seperti kami menang di Mitra dan di Sulut, itu sudah selesai. Tidak perlu dipikirkan lagi, jangan sampai eforia berlebihan, dan meratapi berlebihan," tambahnya.

Sebelum takluk dari Martapura FC, Madura FC miliki catatan apik dua laga sebelumnya, berhasil kemas 4 poin dari dua laga tandang.

Menang 0-1 dari Mitra Kukar (19/8/2019), tahan imbang 0-0 Bogor Sulut FC (23/8/2019).

"Tentu tidak mudah, tapi masih ada waktu banyak. Nanti kami dengan tim pelatih akan diskusi, program apa supaya nanti mereka bisa ribown mentalitynya," ucapnya.

Selain sisi mental, satu lagi yang disebut Yuwono menjadi pekerjaan rumah jelang jamu PSBS Biak adalah antisipasi bola-bola mati.

Madura FC Vs Martapura FC, Agus Yuwono Tak Sangka Laskar Jokotole Ditundukkan Tim Tamu 0-2

Karena dua gol yang terjadi ke gawang Madura FC saat kalah dari Martapura, keduanya melalui skema bola mati.

Bahkan, Yuwono akui, masalah ini terlihat laga sebelumnya saat berhasil tahan imbang 0-0 Bogor Sulut FC.

"Memang dari hasil kami di Manado, ada banyak pelanggaran, memang tidak terjadi gol, tapi sisi kelemahan disana. Makanya satu antisipasi bagaimana mengelemenir terjadinya pelanggaran di sekitar penalti," ucap Yuwono.

Padahal sebelum laga, Yuwono sampaikan, ia sudah mewanti-wanti skuad asuhannya untuk meminimalisir pelanggaran di area pertahanan sendiri.

"Tapi buktinya gol terjadi didepan penalti juga. Ini harus kami ingatkan lagi pemain, supaya kelemahan kami tidak terjadi di dalam pertandingan nanti hadapi PSBS Biak," pungkas pelatih asal Malang tersebut. 

Penulis: Khairul Amin
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved