Bos Sindikat 'Money Games' Sering Pamer Kekayaan di YouTube, Rumah Rp 3 M Hingga Toyota Alphard

Bos Sindikat 'Money Games' Sering Pamer Kekayaan di YouTube, Rumah Rp 3 M Hingga Toyota Alphard

Bos Sindikat 'Money Games' Sering Pamer Kekayaan di YouTube, Rumah Rp 3 M Hingga Toyota Alphard
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Tangkapan layar dari video di YouTube 

Bos Sindikat 'Money Games' Sering Pamer Kekayaan di YouTube, Rumah Rp 3 M Hingga Toyota Alphard

TRIBUNMADIUN.COM, KEBONSARI - Tim Cobra Polres Lumajang, baru saja mengungkap kasus money games dengan mekanisme menggunakan sistem piramida dalam perdagangannya.

Polisi menangkap Mohamad Kariyadi (48) warga Desa Singgahan, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun.

Menurut keterangan Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban, dalam press release yang digelar Selasa (4/9/2019) lalu, disebutkan Kariyadi merupakan direksi PT Amoeba International berafiliasi dengan PT Q-Net yang menjalankan perdagangan sistem piramida.

Polisi Lumajang Pernah Geledah Rumah Mewah Bos Sindikat Money Games Madiun, Bawa Dokumen & Produk

Ini Rumah Mewah Bos Perusahaan Sindikat Penipuan Money Games, Sepi Usai Digeledah Polres Lumajang

Cari Anak Hilang, Polres Lumajang Ungkap Sindikat Money Games, Korban Dipaksa Bayar Rp 10 Juta

Sementara itu, Sekretaris Desa Singgahan Joni Anwar, mengatakan selama ini warga desanya mengetahui Kariyadi menjalankan bisnis MLM dan berjualan barang. Usaha tersebut berjalan sejak sekitar 2004.

"Selama ini warga desa mengetahui usahanya Pak Kariyadi, MLM, jual beli barang, nanti Pak Kariyadi dapat komisi. Sistem jaringan. Yang saya tahu, usahanya sejak 2004," kata Joni, Rabu (4/9/2019) siang.

Ia menuturkan, di gedung milik Kariyadi yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah Kariyadi, kerap dijadikan tempat pertemuan dan seminar bisnis Q-Net.

Namun, selama ini dirinya tidak pernah mendengar adanya penyekapan, seperti yang ramai dibicarakan di media sosial.

Selain itu, setahunya belum pernah ada orang yang mengadu atau merasa tertipu terkait bisnis yang dijalankan Kariyadi ini.

Joni mengatakan, sebelum menjadi pengusaha Q-Net, Kariyadi membuka usaha jasa bengkel las dan pengecatan mobil. Setelah itu, sekitar 2004, Karyadi ikut dengan Q-Net.

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved