Kemenperin Sebut Indonesia Tengah Revitalisasi Industri Manufaktur di Era Revolusi Industri 4.0

Pada gelaran Shell Technology Forum di Nusa Dua Bali, Kemenperin melalui Sekjen Kemenperin menyatakan Indonesia tengah merevitalisasi industri.

Kemenperin Sebut Indonesia Tengah Revitalisasi Industri Manufaktur di Era Revolusi Industri 4.0
ISTIMEWA
Achmad Sigit Dwiwahjono selaku Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Republik Indonesia saat berbicara di acara Shell Technology Forum yang diselenggarakan selama 3 hari di Nusa Dua Bali, Rabu (4/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pada gelaran Shell Technology Forum di Nusa Dua Bali, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Sekjen Kemenperin menyatakan di era Industri 4.0 seperti saat ini, Indonesia tengah merevitalisasi sektor industri manufaktur.

Achmad Sigit Dwiwahjono, Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Republik Indonesia menjelaskan, melalui “Making Indonesia 4.0”, Indonesia tengah merevitalisasi sektor industri manufaktur.

"Kita tengah melakukan revitalisasi terhadap industri manufaktur, karena industri manufaktur sejak beberapa tahun terakhir telah memberikan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB)," katanya, Rabu (4/8/2019).

Shell Lubricants Indonesia Ingin Menyambut Revolusi Industri 4.0 dengan Inovasi & Kolaborasi

PO Sumber Kencono dan Shell Selenggarakan Latihan Keamanan Berkendara bagi Sopir Bus

Di era Revolusi industri 4.0 ini, lanjut Achmad, Inovasi memiliki peranan, karena inovasi sangat penting dalam perkembangan industri dalam mewujudkan visi dan misi Indonesia 4.0.

"Saya harap kegiatan seperti Shell Technology Forum dapat membantu meningkatkan wawasan pelaku industri," ujarnya

Tidak hanya itu saja, hadirnya Shell Technology Forum juga diharapkannya, agar dapat mendorong pengembangan potensi Sumber Daya Manusia unggul Indonesia menuju masa depan.

Melihat di tahun ini, masih kata Achmad, topik yang diangkat adalah seputar inovasi industri sebagai solusi dalam mengatasi tantangan energi global dari segi operasional dan pemeliharaan.

"Maka saya harapkan hadirnya Shell Technology Forum dapat membantu meningkatkan wawasan pelaku industri," tambahnya.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved