Minta Pemerintah Stop Impor Garam, BKNU Jatim Sebut Kualitas Produksi Petani Garam Madura Bagus

Badan Kemaritiman PWNU Jatim (BKNU), menilai seharusnya pemerintah tidak perlu melakukan impor garam.

Minta Pemerintah Stop Impor Garam, BKNU Jatim Sebut Kualitas Produksi Petani Garam Madura Bagus
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Petani Garam di Desa Pandan, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, Selasa (2/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Badan Kemaritiman PWNU Jatim (BKNU), menilai seharusnya pemerintah tidak perlu melakukan impor garam.

Ketua BKNU, Mahmud Mustain menilai kualitas garam yang diproduksi oleh petani garam Madura sudah cukup baik bahkan untuk garam industri.

"Saya melihat hasil penelitian kawan-kawan di UTM kandungan Nacl garam Madura itu sudah 97 hampir 98 jadi saya kira sudah cukup," ucap Mahmud, Rabu (4/9/2019).

Mayoritas Petani Garam Nahdliyyin PWNU Jatim Tersinggung Pernyataan Jokowi Soal Kualitas Garam

Dengan tidak adanya impor garam, maka garam hasil petani di Madura bisa terserap secara maksimal dengan harga yang pantas.

"Dengan NaCL setinggi itu dan kuantitas jumlah produksi sangat tinggi, saya kira tidak perlu impor sudah cukup," lanjut Mahmud.

Dosen Laboratorium Energi Laut Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ini menilai  sangat menyakitkan ketika ada garam konsumsi yang berasal dari impor.

"Kalau pun memang impor ya harusnya  cukup di industri, syukur-syukur kalau semuanya bisa dari garam lokal," ucapnya.

Petani Garam Madura Berdemo di Depan Kantor Gubernur Jatim, Ini Tuntutannya ke Presiden Jokowi

Dalam kesempatan itu, Mahmud juga menyayangkan pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyatakan bahwa garam NTT lebih baik dibandingkan garam produksi Madura.

Menyikapi pernyataan tersebut dan segala polemik lain di sektor produksi garam, Badan Kemaritiman Nahdlatul Ulama (BKNU) Jawa Timur mengusulkan :

Halaman
12
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved