Viral Video Balapan Moto GP Tembakau di Pamekasan, si Kreator Ngaku Fans Berat Valentino Rossi

Viral Video Balapan Moto GP Tembakau di Pamekasan, si Kreator Ngaku Fans Berat Valentino Rossi

Viral Video Balapan Moto GP Tembakau di Pamekasan, si Kreator Ngaku Fans Berat Valentino Rossi
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Salah satu pemeran pembalap video Moto GP yang viral. 

Viral Video Balapan Moto GP Tembakau di Pamekasan, si Kreator Ngaku Fans Berat Valentino Rossi

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Saat ini jagat dunia maya sedang dihebohkan dengan beredarnya video balapan petani tembakau yang viral.

Dalam video berdurasi 1 menit tersebut, tampak ada tiga seorang pembalap sepeda motor yang sedang balapan di jalan raya dan di jalan setapak sawah sembari membawa tumpukan daun tembakau.

Viral Video Moto GP Tembakau di Pamekasan Madura, Sang Kreator Akui Iseng Bikin Video: Alhamdulillah

Ucapan Baddrut Tamam Soal Demo Dibayar Jadi Sorotan, Ketua PAN Pamekasan: Siapa yang Dibayar?

Pemuda Pamekasan Kendarai Motornya Oleng, Saat Dipergoki Polisi Malah Buang Benda Ini ke Rerumputan

Ketiganya balapan layaknya pembalap Moto GP yang sedang mengadu kecepatan sepeda motornya.

Video tersebut kini viral dan tersebar di berbagai media sosial FB, story WA, Instagram dan Youtube.

Farid Alvino, warga Desa Tobugan, Kecamatan Galis, Kabupten Pamekasan, yang merupakan kreator pembuat video Moto GP ala petani tembakau itu mengatakan, ketiga pemeran (aktor) yang menjadi pembalap dalam video tersebut merupakan asli seorang petani tembakau di Pamekasan.

Ketiganya merupakan teman akrab Farid. Saat itu ketika dimulainya pembuatan video, Farid menghubungi ketiga petani tembakau itu, yakni Mohammad Rosi, Hoddin dan Saidi Hardiyansah yang merupakan warga setempat.

"Saya bilang ke mereka kalau saya punya ide ingin buat video balapan Moto GP tapi versi petani tembakau yang sedang mengangkut tembakau dari sawah. Akhirnya mereka setuju," kata Farid sapaan akrabnya kepada TribunJatim.com.

"Nah saat itu juga bertepatan ingin panen tembakau. Di esok harinya waktu pagi itu mereka sedang ingin memanen, ya saya dihubungi oleh mereka untuk segera ke sawahnya, akhirnya dibuatlah video itu," sambung dia.

Farid mengungkapkan, untuk lokasi pengambilan video tersebut, ada tiga lokasi yang dijadikan background.

Halaman
12
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved