Jadi Korban Rentenir, Warga Gresik Tuding Pemerintah Salah Beri Program Pengentasan Kemiskinan

Masyarakat Gresik yang tergabung dalam forum masyarakat pra sejahtera korban rentenir unjuk rasa di kantor Pemkab Gresik minta pengentasan kemiskinan

Jadi Korban Rentenir, Warga Gresik Tuding Pemerintah Salah Beri Program Pengentasan Kemiskinan
Surya/Moch Sugiyono
KEMISKINAN - Forum masyarakat Pra sejahtera korban rentenir, unjuk rasa di depan gedung Pemkab Gresik, menuntut agar program pengentasan kemiskinan tidak salah sasaran, Kamis (5/9/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Masyarakat Gresik yang tergabung dalam forum masyarakat pra sejahtera korban rentenir unjuk rasa di kantor Pemkab Gresik meminta bantuan pengentasan kemiskinan.

Unjuk rasa yang dipimpin Hari Susilo, warga Kelurahan Sidokumpul Kecamatan Gresik mengatakan, ada belasan ibu-ibu korban rentenir unjuk rasa dengan membawa poster sebagai ungkapan aspirasinya.

Di antara poster tersebut berbunyi perbaiki data base warga miskin, ojok bangun tugu wae, ijek akeh masyarakat susah sekolah dan penuhi hak dasar masyarakat pendidikan dan kesehatan.

"Kita meminta pemerintah Kabupaten Gresik melihat kami sebagai warga yang perlu diperhatikan," ucap Hari.

(308 Mantan Karyawan PT Smelting Punya Hutang ke Perusahaan Senilai 22 Miliar)

"Sehingga, berhak untuk menerima bantuan kartu Indonesia sehat (KIS), kartu Indonesia pintar (KIP)dan bantuan modal usaha dari pemerintah daerah. Sehingga, bantuan tidak salah sasaran," kata Hari pada Kamis (5/9/2019).

Oleh karena itu, belasan orang menuntut kepada Pemkab Gresik supaya tidak salah sasaran mendata warga miskin.

Sehingga masyarakat miskin dapat menerima bantuan dan tidak menjadi korban rentenir yang meminjamkan uang dengan bunga tinggi.

"Karena tidak punya uang, kemudian diberi pinjaman rentenir untuk biaya sehari, sekolah dan kesehatan. Karena penghasilan tidak ada, akibatnya masyarakat semakin miskin dan diuber-uber oleh rentenir," imbuhnya.

Unjuk rasa yang dijaga ketat aparat kepolisian, TNI dan Satpol PP tersebut berlangsung aman dan lancar.

Massa menyampaikan aspirasinya dengan duduk-duduk di depan pintu gerbang Kantor Pemkab Gresik Jl Dr Wahidin Sudirohusodo Kecamatan Kebomas Gresik.

(Harusnya Bayar Utang Rp 30 Juta, Pria ini Malah Rudapaksa Wanita yang Dia Utangi di Boyolangu)

Halaman
12
Penulis: Sugiyono
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved