Pengembangan Angkutan Sungai Buat Urai Kemacetan di Surabaya Mulai Dikaji Dishub, Gandeng Mitra ITS 

Pengembangan angkutan sungai untuk mengurai kemacetan di Surabaya mulai dikaji Dishub. Ada lima sungai yang dikaji.

Pengembangan Angkutan Sungai Buat Urai Kemacetan di Surabaya Mulai Dikaji Dishub, Gandeng Mitra ITS 
SURYA/SUGIHARTO
ILUSTRASI Transportasi Sungai di Sungai Kalimas Surabaya. Dishub mulai melakukan pengkajian soal angkutan sungai ini untuk mengurai kemacetan di Surabaya dengan menggandeng mitra kampus yakni ITS. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya berencana untuk mengembangkan angkutan sungai, yang bisa dimanfaatkan sebagai transportasi alternatif masyarakat Surabaya.

Dengan adanya angkutan sungai ini diharapkan mampu mengurangi kemacetan di Surabaya.

Kepala Dishub Surabaya, Irvan Wahyudrajad mengatakan, saat ini pihaknya sedang mengkaji bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

"Masih kajian, bersama kemitraan ITS. Tahun ini selesai kajian," ujarnya, Kamis (5/9/2019).

383 Pengungsi Asing Diserahkan ke Pemkab Sidoarjo, Bukan Tanggungjawab Rudenim Surabaya

Bersamaan dengan pengkajian, kata Irvan, dibahas pula master plan transportasi bersama Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya.

Rute yang dilewati adalah sepanjang Kalimas mulai dari Joyoboyo sampai ujung Surabaya.

Ada lima area yang dapat dikembangkan untuk multimoda, yakni Darmokali, Petekan, Sikatan, Ngagel dan Pasar Besar.

Nantinya, transportasi sungai tidak hanya untuk mengangkut orang saja, tetapi juga barang.

Untuk itu, Dishub tengah memerhatikan dua hal dalam menata transportasi air, yakni kemungkinan dilakukan intermoda dan atau mulimoda, serta jenis angkutan barang atau penumpang.

Pamitan Mau ke Sawah, Kakek dari Lamongan Ini Malah Ditemukan Tewas di Sungai Desa

"Semuanya masih dalam tahap pengkajian, perkiraan Desember selesai," kata Joko, Kepala Bidang Angkutan Dishub Surabaya.

Halaman
123
Penulis: Delya Octovie
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved