Waspada! Kasus Penipuan CPNS Kembali Terjadi di Kota Batu, Pelaku Raup Untung Hingga 600 Juta

Polres Batu mengamankan dua orang tersangka kasus penipuan CPNS. Kedua tersangka yang diamankan adalah Damako (35) warga Kota Batu dan Kharis (36)

Waspada! Kasus Penipuan CPNS Kembali Terjadi di Kota Batu, Pelaku Raup Untung Hingga 600 Juta
SURYAMALANG.COM/BENNI INDO
Dua tersangka penipuan CPNS yang diamankan Polres Batu. 

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Polres Batu mengamankan dua orang tersangka kasus penipuan CPNS. Kedua tersangka yang diamankan adalah Damako (35) warga Kota Batu dan Kharis (36), warga Kota Malang.

Wakapolres Batu Kompol Zein Mawardi menjelaskan, polisi menangkap keduanya setelah menerima laporan dari Muhadib, warga Junrejo, Kota Batu. Penangkapan di lakukan pada pertengahan Agustus 2019.

Dari keterangan pelapor, diketahui otak penipuan adalah Damako. Damako mengenal Muhadib sejak 2014 karena sama-sama penghobi burung Kenari.

Kasus Penipuan CPNS di Malang, Pemkot Minta Camat Blimbing Fasilitasi Pertemuan Korban dengan Pelaku

Dari pertemuan itu, Damako mengaku sebagai orang ahli IT dan kerap dimintai tolong oleh banyak orang. Selain itu, Damako juga mengaku memiliki kenalan pejabat Eselon II Kemendagri.

"Pelaku mengaku bisa meloloskan CPNS karena memiliki kenalan orang pusat," ujar Zein, Kamis (5/9/2019).

Namun syarat yang ditawarkan adalah menyediakan uang mulai dari Rp 10 juta hingga Rp 30 juta. Damako, memanfaat Muhadib untuk menjaring korban.

Sampai akhirnya, ada sekitar 20 orang lebih yang menyetor ke Muhadib. Kata Zein, Damako berhasil meraup uang sampai Rp 600 juta sejak aksinya dilakukan pada 2014 lalu.

Kedoknya terbongkar ketika para korban diketahui tidak lolos CPNS. Korban yang mendatangi Muhadib meminta kembali uang uang telah disetorkan.

"Pak Muhadib lalu mengeluarkan uang pribadi untuk mengganti uang para korban," imbuh Zein.

Waspada Kasus Penipuan CPNS, Dijanjikan Jadi PNS Pemkot Malang, Warga Pakisaji Rugi Rp 75 Juta

Muhadib juga menjadi korban, pasalnya ia dijanjikan Damako bahwa uangnya akan kembali dengan syarat menyetor kembali Rp 300 juta.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved