Revisi Undang-Undang KPK, Laode M Syarif: Kami Tidak Pernah Diajak Ngomong DPR, Jangan Seperti Ini

Menanggapi usulan Revisi UU KPK oleh DPR RI, Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengaku belum pernah diajak ngomong DPR RI

Revisi Undang-Undang KPK, Laode M Syarif: Kami Tidak Pernah Diajak Ngomong DPR, Jangan Seperti Ini
SURYA/RIFKY EDGAR
Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif saat ditemui di Kota Malang pada Jumat (6/9/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, KLOJEN - DPR RI mengetok palu menyatakan akan mengusulkan revisi Undang-Undang KPK.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengaku belum pernah diajak ngomong DPR RI soal revisi Undang-Undang KPK.

Ia menyesalkan, jika dalam revisi Undang-Undang KPK yang dia nilai prosesnya tidak transparan.

"Suatu proses yang dimulai dari ketertutupan, di dalamnya ada sesuatu yang ingin disembunyikan dari masyarakat Indonesia." ucap Laode M Syarif ketika memberikan sosialisasi kepada anggota DPRD Kota Malang, Jumat (6/9/2019).

(Wawancara Khusus dengan Nurul Ghufron, Capim KPK dari Universtas Jember)

Laode M Syarif mengaku sampai heran dengan keputusan terkait dengan revisi undang-undang ini.

Bahkan, ia sampai tanya ke ketua DPR RI terkait dengan revisi undang-undang KPK. Namun, kata Laode ketua DPR tidak tahu menahu soal hal itu.

"Kalau mau merubah silahkan dikonsultasikan kepada KPK dan juga masyarakat yang memilih. Jangan tiba-tiba langsung seperti ini," ujar pria 56 tahun tersebut.

Laode M Syarif menilai, bahwa keputusan ini terlihat sangatlah terburu-buru.

Dikarenakan masa sidangnya hanya sampai tanggal 1 Oktober 2019 dan kini sudah menginjak bulan September.

(Roadshow Bus KPK Sambangi Kota Malang Selama 3 Hari, Berikut 4 Jalan yang Ditutup Sementara, Simak!)

Seharusnya proses pembuatan undang-undang memiliki beberapa tahapan-tahapan.

Untuk itu, Ladoe meminta kepada anggota parlemen agar mengikuti aturan hukum dan tata tertib yang ada di parlemen.

"Seharusnya harus diomongkan terlebih dulu. Jadi nggak tiba-tiba sudah ada draft yang beredar itu, yang katanya di setiap kampanye untuk penguatan KPK," tandasnya.

Reporter: Surya/Rifki Edgar

(Ketua KPK Buka Suara Soal OTT Muara Enim, Kontraktor dan Bupati Disebut Jadi Lakon yang Terlibat)

Penulis: Rifki Edgar
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved