Kekeringan di Kabupaten Sampang Tak Kunjung Usai, BPBD Hentikan Sementara Pasokan Air Bersih

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang hentikan droping air bersih ke sejumlah desa yang berdampak kekeringan

Kekeringan di Kabupaten Sampang Tak Kunjung Usai, BPBD Hentikan Sementara Pasokan Air Bersih
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Petani di Desa Panggung Kecamatan/Kabupaten Sampang, saat menggali tanah yang kering. 

TRIBUNMADURA.CO, SAMPANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang menghentikan droping air bersih ke sejumlah desa yang berdampak kekeringan di Kabupaten Sampang sejak akhir Agustus 2019 lalu.

Padahal kekeringan yang melanda 67 Desa di Kabupaten Sampang sampai saat ini terus berlanjut.

Kepala BPBD Kabupaten Sampang, Anang Djunaidi mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi dengan BMKG Surabaya untuk memastikan musim kemarau di sejumlah wilayah di Kabupaten Sampang.

"Jika di ketahui musim kemarau masih lama, kami akan melakukan droping air bersih," ujarnya Kepada TribunMadura.com, Senin (9/9/2019).

Terjerat Korupsi Fee Proyek Ruang Kelas, Kepala Sekolah SDN Banyuanyar Sampang Dijebloskan Bui

Mutasi Jabatan Eselon II Pemkab Sampang, Bupati Slamet Junaidi Pastikan Tidak Akan Ada Mahar

Ia menambahkan bahwa saat melakukan droping air bersih pihaknya hanya memprioritaskan daerah yang kritis air atau yang benar-benar membutuhkan.

Sebab, ketersediaan bantuan dan petugas serta kendaraan tangki keadaannya terbatas.

"Personil dan armada sangat terbatas, sehingga jangkauannya terbatas," ungkapnya.

Lebih lanjut, Anang menjelaskan salah satu penyebab banyaknya desa di Kabupaten Sampang mengalami kekeringan kritis karena letak geografisnya.

"Selain itu ketersediaan air di Sampang juga sangat minim," tutupnya.

Penulis: Hanggara Syahputra
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved