Pemandu Lagu di Bawah Umur Mengaku Dirudapaksa Perangkat Desa, Pawahikorta Tulungagung Siap Dampingi

Lulu (nama samaran) terjaring Satpol PP di Warkop Idaman, Dusun Kedungjalin, Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol,

Pemandu Lagu di Bawah Umur Mengaku Dirudapaksa Perangkat Desa, Pawahikorta Tulungagung Siap Dampingi
SURYA/DAVID YOHANES
Kondisi ruang karaoke di Sumbergempol Tulungagung tempat Lulu bekerja sebagai pemandu lagu karaoke. Lulu mengaku menjadi korban rudapaksa oleh perangkat desa 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Lulu (nama samaran) terjaring Satpol PP di Warkop Idaman, Dusun Kedungjalin, Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol.

Gadis 16 tahun yang disebut bekerja sebagai pemandu lagu itu kini dibawa ke Dinas Sosial.

Sebelumnya Lulu sempat mengadu ke Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif (ULT-PSAI) Tulungagung.

Dia mengaku pernah menjadi korban rudapaksa yang dilakukan seorang perangkat desa di Kecamatan Sumbergempol.

(4 Fakta Gadis Suku Baduy Terus Diperkosa 3 Pria Meski Sudah Tewas, Pelaku Ada yang di Bawah Umur)

Ketua Persatuan Warung Hiburan dan Karaoke Tulungagung (Pawahikorta), Agung Purwanto mengatakan, pihaknya siap membantu mengusut kasus ini.

"Pawahikorta siap membantu penegak hukum mengungkap kasus ini dengan tuntas," ucap Agung, Senin (9/9/2019).

Menurut Agung, Pawahikorta sudah sering melakukan sosialisasi, agar pemilik Warkop karaoke tidak mempekerjakan anak-anak.

Unsur pemerintah, seperti Satpol PP serta Dinas Pariwisata dan Pariwisata juga terlibat dalam sosialisasi ini.

Diharapkan tidak ada anak-anak yang bekerja di tempat hiburan di seluruh Tulungagung.

"Kalau masih ada yang melanggar, kami serahkan sepenuhnya ke penegak hukum," tegas Agung.

(Petani di Sumenep Dihajar Massa Hingga Luka Robek di Kepala, Dituding Rudapaksa Istri Orang)

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved