Polres Lamongan Ringkus 10 Pelaku Jaringan Pengedar Sabu -sabu, Pelaku Dikejar Sampai Luar Negeri

Hanya dua pekan, Sat Reskoba Polres Lamongan Jawa Timur berhasil membekuk 10 orang tersangka pengedar dan pengguna sabu - sabu.

Polres Lamongan Ringkus 10 Pelaku Jaringan Pengedar  Sabu -sabu, Pelaku Dikejar Sampai Luar Negeri
surya/Hanif Manshuri
Diantara para tersangka yang terlibat dalam jaringan pengedar sabu - sabu di Lamongan, Senin (9/9/2019) 

 TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Hanya dua pekan, Sat Reskoba Polres Lamongan Jawa Timur berhasil membekuk 10 orang tersangka pengedar dan pengguna sabu - sabu.

Dua diantara 10 tersangka merupakan resisivis dengan kasus yang sama. Sepuluh tersangka itu diamankan di sejumlah tempat dari hasil pengembangan diantara tersangka yang dibekuk sebelumnya.

"Total barang bukti barang haram yang diamankan dari tangan 44,01 gram sabu - sabu," kata Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung kepada Tribunjatim.com, Senin (9/9/2019).

Jaringan pengedar sabu - sabu ini melibatkan pelaku dari Surabaya dan Pasuruan. Sementara sasaran konsumen adalah warga Lamongan di Pantura Paciran, Babat, Tikung, Sugio dan Lamongan kota.

AKBP Feby DP Hutagalung memastikan, pihaknya tidak hanya berhenti pada 10 tersangka yang kini mendekam di sel tahanan Polres Lamongan.

"Tidak berhenti disini, kalau mungkin keluar daerah, bahkan hingga keluar negeri kita akan kejar," tandasnya kepada Tribunjatim.com.

Nenek Juru Packing Narkoba Rupanya Dikomandoi Anaknya di Lapas Madiun, Polisi Malang Ungkap Faktanya

Kuncarsono, Pemerhari Cagar Budaya : Mendesak, Surabaya Perlu Badan Pengelolaan Cagar Budaya

Dari Tiga Tewas Kecelakaan Inova Vs Bus di Nganjuk, Seorang Mahasiswa Asal Ponorogo Teridentifikasi

Menurut AKBP Feby DP Hutagalung, keberhasilan anggotanya tidak lepas dari keterlibatan masyarakat yang secara sukarela mau menginformasikan ketika mengetahui adany peredara narkoba di Lamongan.

"Kita kembangkan, ternyata peredaran sabu - sabu di Lamongan mulai berkembang. Kita hentikan dan pelaku akan diburu sampai kemanapun," ungkapnya kepada Tribunjatim.com.

Disebutkan, para pelaku yang berhasil diamankan diantaranya, Nur Irawan Syah (37) warga Karangmulyo RT 01 RW 06 Kelurahan Sukomulyo Kecamatan, H. Heri Sofikul Anam (46) asal Bumi Menteng Asri BLok AD 11-12 RT 001 RW 019
Kelurahan Menteng Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor, Gunaris (37) warga Dukuh Kupang Utara 1/24 RT 005/RW 008 Kelutahan Putat Jaya Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, Narto (36) Dukuh, Krangan 4 RT 008 / RW 003 Kelurahan Babatan Kecamatan Wiyung, Kota Surabaya, Abdullah (25) warga Desa Guminingrejo Kecamatan Tikung Lamongan, DN (16) warga Desa Guminingrejo Tikung. Lamongan, Iwan Pranoto (33) Deket Agung, Kecamatan Sugio Lamongan, Agus Harianto (37) Desa Tunggunjagir, Kecamatan Mantup Lamongan, Ari Wibowo (34) warga jalan Trunojoyo nomor .235 Kelurahan Bungul Kidul Pasuruan, dan Achmad Al Hafiz (26) warga Tanggul RT 02 RW 01 Kecamatan Babat Lamongan.

"Kepada para tersangka dijerat pasal 112 ayat (1). Pasal 114 ayat (1) UU RI nomor 35 Tahun
2009 tentang Narkotika," kata Feby.

Ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun, denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling
banyak tinggi Rp 8 miliar. Bisa juga dengan pidana seumur hidup atau mati.

"Bisa dijerat dengan ancaman 20 tahun penjara," katanya.

Penangkapan terhadap para pelaku, menurut Feby, nampaknya tidak berhenti pada 10 orang tersangka saja.
Sebab, anggota Sat Reskoba masih mengembangkan penyelidikan terhadap orang - orang yang diduga terlibat.

"Keluar negeripun kita akan kejar," tandanya. (Hanif Manshuri/Tribunjatim.com)

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved