Program Kota Tanpa Kumuh, Tri Rismaharini Beberkan 2 Program Andalan di Surabaya

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menghadiri acara Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan bertajuk National Slum Upgrading Program (NSUP)

Program Kota Tanpa Kumuh, Tri Rismaharini Beberkan 2 Program Andalan di Surabaya
TRIBUNJATIM.COM/Yusron Naufal Putra
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat menghadiri acara Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan bertajuk National Slum Upgrading Program (NSUP), Senin (9/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menghadiri acara Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan bertajuk National Slum Upgrading Program (NSUP), Senin (9/9/2019).

Acara yang berlangsung di satu hotel di Surabaya itu merupakan acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, lewat Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) tahun anggaran 2019.

Dalam sambutannya, Tri Rismaharini memaparkan, beberapa program Pemerintah Kota Surabaya dalam menciptakan lingkungan yang bersih di Kota Surabaya.

Satu di antaranya pemasangan saluran pembuangan air limbah di kawasan pemukiman di Kota Surabaya.

(Pilwali Kota Surabaya 2020, Sekjen PDIP: Kami Siapkan Sosok yang Nyambung Visi Tri Rismaharini)

"Pemasangan saluran pembuangan air sangat penting sekali terhadap Kota ke depan," kata Tri Rismaharini di atas panggung.

Menurut Tri Rismaharini, jika tidak diperhatikan akan menyebabkan kawasan menjadi kumuh yang berakibat pada banyak hal, seperti penurunan kesehatan.

"terutama kesehatan bagi warga sendiri," terang Tri Rismaharini.

Selain membangun saluran pembuangan air limbah, Tri Rismaharini juga membeberkan konsep Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di kawasan pemukiman di Kota Surabaya.

Menurut Tri Rismaharini, IPAL ini banyak sekali dimanfaatkan warga, salah satunya untuk menyiram tanaman.

(Tri Rismaharini Jadi Pembicara FGD Bahas Infrastruktur Hingga Pasar, Staf Wapres Puji Strategi Risma)

"Lalu jika ada warga yang rumahnya kebakaran juga bisa dibantu dengan pertolongan pertama menggunakan air ini,” imbuhnya.

Tri Rismaharini melanjutkan, selain membangun secara fisik, Pemerintah Kota Surabaya juga memberikan edukasi kepada warga Kota Surabaya.

"Warga juga harus diberi edukasi agar upaya ini lebih sustainable dan investasi yang sudah dikeluarkan tidak sia-sia. Saya sampaikan kalau kota kita bersih dan indah, kita akan sejahtera,” ujar Tri Rismaharini.

(Ini Alasan Staf Khusus Presiden Sebut Tri Rismaharini dan Gubernur Khofifah Mama Papua)

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved