Razia Warkop Idaman Tulungagung, Satpol PP Temukan Pemandu Lagu di Bawah Umur, Diupah Rp 10 Ribu/Jam

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tulungagung merazia warung kopi (Warkop) Idaman di Dusun Kedungjalin, Desa Junjung.

Razia Warkop Idaman Tulungagung, Satpol PP Temukan Pemandu Lagu di Bawah Umur, Diupah Rp 10 Ribu/Jam
SURYA.CO.ID/DAVID YOHANES
Satpol PP saat minta penjelasan pemilik Warkop Idaman, Dusun Kedungjalin, Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol. 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tulungagung merazia warung kopi (Warkop) Idaman, di Dusun Kedungjalin, Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol, Senin (9/9/2019).

Warkop milik Markini (65) ini juga menyediakan dua kamar yang difungsikan untuk karaoke.

Dari pemeriksaan dokumen perizinan, Warkop Idaman dipastikan tidak mengantongi izin usaha karaoke.

Petugas kemudian memeriksa dua dari empat pemandu lagu yang saat itu ada di lokasi.

Hasil pemeriksaan, seorang remaja putri yang menjadi pemandu lagu, sebut saja Lulu, dipastikan di bawah umur.

1.361 Pelanggar Lalu Lintas Terjaring Operasi Patuh Semeru 2019 di Tulungagung

Warga Malang ini berusia 16 tahun, dan baru akan menginjak 17 tahun.

"Ketentuan untuk bekerja di tempat hiburan, minimal harus 18 tahun plus satu hari," terang Kasi Informasi dan Publikasi Satpol PP Kabupaten Tulungagung, Artista Nindya Putra.

Karena menyalahi aturan, Lulu kemudian dibawa ke kantor Satpol PP untuk dimintai keterangan.

Ruangan karaoke tempat Lulu bekerja terkesan kumuh.

Ruangan ini berkuran sekitar 3x5 meter, tanpa ventilasi, dan sebuah kipas angin sebagai pendingin.

Jika pintu ditutup, ruangan ini sangat pengap, apalagi jika ada dua orang atau lebih di dalamnya.

Bu Dendy Tulungagung Foto Bareng Merry Mantan Asisten Raffi Ahmad Promosikan Kafenya

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved