Saluran Air PDAM Warga Sampang Macet, Debit Air Sumber yang Menurun Drastis Disebut Jadi Penyebabnya

Saluran air PDAM warga Sampang macet. Disebut debit air sumber PDAM yang menurun drastis jadi penyebabnya.

Saluran Air PDAM Warga Sampang Macet, Debit Air Sumber yang Menurun Drastis Disebut Jadi Penyebabnya
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Warga Jalan Keramat II Kecamatan/Kabupaten Sampang saat melihat kilometer saluran air PDAM yang mampet, Senin (9/9/2019). 

TRIBUNJATIM.CO, SAMPANG - Di sejumlah wilayah perkotaan Sampang, saluran air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Trunojoyo Sampang mampet, sehingga dikeluhkan warga.

Saat ditemui salah satu warga Jalan Keramat II Kecamatan/Kabupaten Sampang, Jumali mengeluhkan aliran air PDAM di rumahnya tidak maksimal.

"Belakangan hari ini aliran air sering mampet, itupun kalau hidup cuma beberapa menit saja," keluhnya.

Ia menambahkan, kemacetan saluran PDAM memang sering terjadi setiap tahunnya jika sudah berada di musim kemarau.

Kekeringan di Kabupaten Sampang Tak Kunjung Usai, BPBD Hentikan Sementara Pasokan Air Bersih

Sehingga saat kemacetan air bersih terjadi, keluarganya meminta air sumur tetangganya untuk kebutuhan sehari-hari.

"Kami berharap semoga permasalahan ini cepet teratasi agar kami mampu memenuhi kebutuhan tanpa bingung," harapnya.

Kepala Bagian Hubungan Langganan (Hublang) PDAM Sampang, Yazid Solihin mengakui memang saat ini layanan air kepada pelanggan PDAM di Kota Bahari tidak maksimal.

Hal itu disebabkan oleh debit air di beberapa sumber milik PDAM volumennya menurun drastis.

Air Mampet 3 Hari Dampak Proyek Alun-alun Bawah Tanah Surabaya, PDAM Punya 14 Truk Tangki On Call

"Air di sumber mengalami penurunan hingga 50 persen," katanya.

Sedangkan penurunan debit air tersebut dialami oleh beberapa sumber di antaranya, di sumber di daerah Gisgis, Sogian, Rubaru dan Gunung Maddah.

Saat ini pihaknya mengkliam sudah melakukan koordinasi dengan bagian teknis untuk melakukan rekayasa penggunaan air.

Sehingga nantinya pelanggan PDAM bergantian dalam menghidupkan air sehingga semua dapat kebagian.

"Kami masih melakukan uji coba dan mudah-mudahan dapat terlaksana," pungkasnya.

Sekolah Rusak di Jember Disebut Dindik Sudah Masuk Daftar Perbaikan, SDN Curahtakir 3 Masih Dicek

Penulis: Hanggara Syahputra
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved