Breaking News:

Gubernur Khofifah Dukung IWAPI Bikin Market Place Sendiri, Optimistis Kuatkan Ekonomi di Era Digital

Gubernur Khofifah mendukung langkah IWAPI untuk membuat market place sendiri dalam hal mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri Rakernas Iwapi ke 29 di Hotel Mercure, Surabaya, Selasa (10/9/2019). 

"Apakah ketua umum Iwapi akan memulai market place induknya di Jakarta kemudian cabang keduanya ada di Jawa Timur, misalnya. Karena kita punya peluang besar. Pertama bahwa Pak Menperin sudah menjadikan Jawa Timur salah satu dari pilot project provinsi untuk  Making Indonesia  4.0," katanya.

Khofifah Kenalkan Mobile Training Unit di Bursa Kerja Jatim Expo, Sediakan 5 Jenis Training Keliling

Kedua, keuatan Jawa Timur yang lain adalah rencana diresmikannya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singasari.

Yang keunggulannya KEK Singasari ini adalah satu-satunya KEK yang punya Cluster Digital IT.

Khofifah berharap, dari Jawa Timur ini akan muncul status baru yang kemudian diikuti dengan munculkn start up unicorn dari Jawa Timur.

Khofifah menyebut pembahasan tentang hal ini sangat intensif dilakukan. 

"Insya Allah 2 minggu lagi akan dimulai di Jawa Timur aplikasi digital berbasis android untuk mendeteksi ikan khusus untuk nelayan. Jadi apa yang sebetulnya jadi peluang bisnis melalui digital harus terus kita dorong. Dengan adanya Iwapi kita harap pemberdayaan ekonomi perempuan kita kian meningkat seiring dengan penguatan ekonomi yang kita lakukan," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Iwapi Dyah Anita Prihapsari mengatakan, seluruh anggota Iwapi sudah melek IT.

Sudah tiga tahun ini Iwapi bekerja sama dengan Microsoft, Facebook, Telkom dan Google guna memanfaatkan jejaring IT untuk memasarkan produk usaha.

Serius Maju Pilwali Surabaya 2020, Ning Lia Rilis Nawa Tirta, Terinspirasi Program Jokowi & Khofifah

"Karena kami mempunyai member yang cukup banyak, kami akhirnya berembug Iwapi harus punya marketplace sendiri. Dari kita untuk kita saja sudah cukup sebenarnya. Karena kalau dilihat pasar lokal kita itu sudah mencukupi lho karena begitu besar," kata Nita.

Terutama dengan jumlah penduduk Indonesia yang besar ditambah dengan koneksitas masyarakat dengan pasar di dunia digital, maka akan menjadin pasar potensial bagi wanita pengusaha untuk memasarkan produk usahanya.

Halaman
123
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved