Berkas Kasus Beres, Wanita Sebar Konten Hina Jokowi Ditahan Jaksa Blitar, Diancam Pidana 6 Tahun Bui

Berkas Kasus Beres, Wanita Sebar Konten Hina Jokowi Ditahan Jaksa Blitar, Diancam Pidana 6 Tahun Bui.

Berkas Kasus Beres, Wanita Sebar Konten Hina Jokowi Ditahan Jaksa Blitar, Diancam Pidana 6 Tahun Bui
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Tersangka kasus penghina Jokowi di media sosial (jilbab hitam) dilimpahkan ke Kejari Blitar, Kamis (12/9/2019). 

Berkas Kasus Beres, Wanita Sebar Konten Hina Jokowi Ditahan Jaksa Blitar, Diancam Pidana 6 Tahun Bui

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Proses penyidikan kasus konten menghina Presiden Joko Widodo di media sosial dengan tersangka Ida Fitri (44), sudah lengkap.

Satreskrim Polres Blitar Kota melimpahkan kasus itu ke Kejari Blitar, Kamis (12/9/2019).

"Proses penyidikannya sudah dinyatakan lengkap (P21), kasusnya kami limpahkan ke kejaksaan," kata Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono.

BREAKING NEWS Massa Banser-Ansor Demo Polres Blitar Kota Protes Kriminalisasi Tokoh NU Isa Ansori

Tidak Sesuai Standar Operasi, PT KAI Lepas Palang Perlintasan di Jalan Nias Kota Blitar

Tak Terima Ditegur Karena Suara Knalpot Motornya Keras, Pria di Blitar Aniaya Penjaga Pos Ronda

Heri mengatakan polisi melimpahkan berkas perkara, alat bukti, dan tersangka ke kejaksaan. Kejaksaan yang akan melanjutkan kasus itu sampai ke proses persidangan. "Tersangka dan barang bukti juga kami serahkan ke kejaksaan," ujarnya.

Kasi Pidum Kejari Blitar Supomo mengatakan sudah menerima pelimpahan kasus itu dari Satreskrim Polres Blitar Kota. Kejaksaan akan meneliti berkas perkara itu. Kejaksaan juga akan memeriksa alat bukti kasus itu.

"Untuk tersangka akan kami tahan maksimal 20 hari ke depan. Setelah itu kasusnya akan kami limpahkan ke pengadilan," kata Supomo.

Seperti diketahui, Satreskrim Polres Blitar Kota akhirnya menetapkan Ida Fitri sebagai tersangka pada Senin (8/7/2019) lalu. Polisi juga sudah menahan Ida pada Senin (17/7/2019) lalu.

Polisi menjerat Ida dengan pasal 45 a ayat 2 jo pasal 28 ayat 2 UU ITE jo pasal 207 KUHP dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Lewat akun facebook Aida Konveksi miliknya, Ida diduga telah menyebarkan konten berisi penghinaan terhadap lambang negara.

Ada dua foto yang diunggah oleh akun facebook Aida Konveksi.

Foto pertama yang diunggah gambar mumi yang pada bagian wajahnya diedit dengan foto Presiden RI Joko Widodo. Lalu ada tambahan narasi 'the new firaun' pada foto itu.

Foto kedua menggambarkan seorang hakim lengkap dengan pakaiannya dan pada bagian wajah diedit dengan gambar anjing. Ada tambahan keterangan 'iblis berwajah anjing' pada foto kedua ini.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved