Dua Kurir Sabu Jaringan Madura Dibekuk Polsek Pakal Surabaya, Sekali Kirim Upahnya Rp 600 Ribu

Tim Anti Bandit Polsek Pakal, Surabaya berhasil meringkus dua kawanan kurir sabu-sabu jaringan Pulau Madura.

Dua Kurir Sabu Jaringan Madura Dibekuk Polsek Pakal Surabaya, Sekali Kirim Upahnya Rp 600 Ribu
istimewa
Okky Devi P (28) dan Wahyu Agung Prasetya (21) saat dikeler ke Mapolsek Pakal 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tim Anti Bandit Polsek Pakal, Surabaya berhasil meringkus dua kawanan kurir sabu-sabu jaringan Pulau Madura.

Mereka adalah Okky Devi P (28) dan Wahyu Agung Prasetya (21) warga Tambaksari, Surabaya.

Kanit Reskrim Polsek Pakal Iptu Ferri Hutagalung menuturkan, kedua kawanan tersebut terbilang lama menjani bisnis barang haram tersebit.

Penuturan pelaku pada Polisi, Okky sedikitnya telah tiga kali menjalankan perintah sang bandar untuk mengirim sabu-sabu.

Sedangkan, Wahyu baru sekali ini melakukan pengiriman sabu-sabu yang ternyata berhujung diringkus Polisi, itupun sebenarnya ia diajak Okky.

"Tersangka Okky ngaku sudah tiga kali membawa sabu ke Surabaya, Wahyu baru sekali," katanya, Kamis (12/9/2019).

Truk Muat Pakan Burung Terguling dan Tumpah di Tol Nganjuk-Madiun, Penyebabnya ini

Pingin Punya Motor, Remaja Miskin di Surabaya ini Nekat Curi Motor

Reza Rahadian Kenang Pesan Almarhum BJ Habibie, Pengetahuan Tanpa Cinta Itu Percuma!

Pantas saja kedua pelaku itu mau menjalani bisnis berisiko tinggi itu, ungkap Ferri, sekali antar imbalan sebesar Rp 600 Ribu, langsung masuk kantong.

Apalagi dengan fasilitas tambahan yang diberikan oleh sang bandar, keduanya diperbolehkan incip-incip sabu-sabu ditengah perjalanan, gratis, asalkan jangan banyak-banyak.

"Keduanya positif memakai sabu," ungkapnya.

Halaman
123
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved