Lagi, Kejari Surabaya Tahan Tersangka Baru Kasus Kredit Fiktif Bank BRI

Setelah menahan tiga tersangka kasus kredit fiktif Bank BRI, Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya kembali menahan tersangka baru.

Lagi, Kejari Surabaya Tahan Tersangka Baru Kasus Kredit Fiktif Bank BRI
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Tersangka kasus kredit fiktif Bank BRI, YOAM saat digiring menuju mobil tahanan Kejari Surabaya, Kamis (12/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Setelah menahan tiga tersangka kasus kredit fiktif Bank BRI, Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya kembali menahan tersangka baru, Rabu (11/9/2019) malam.

Ia adalah pihak ketiga yang mengajukan kredit di bank tersebut.

Kepala Kejari Surabaya, Anton Delianto menuturkan, tersangka berinisial YOAM ini mengganti foto KTP seseorang bernama Julil Abrori.

Angkat Lima Tema, Dispendik Surabaya Gelar Pemilihan Pelajar Pelopor 2019

Ikut Berbelasungkawa, DPRD Surabaya Nilai BJ Habibie Adalah Teladan Bangsa yang Selalu Dikenang

"Tersangka langsung kami tahan ke Rutan Cabang Kejati Jatim selama 20 hari ke depan, setelah kami mempunyai dua alat bukti atas kasus ini," ujarnya, Kamis (12/9/2019).

Tersangka mendapatkan kredit sebesar Rp 10 miliar.

Namun usaha ini terbongkar seusai pihak BRI menemukan adanya pemalsuan dokumen.

"Tersangka ini mendapatkan bantuan oleh tersangka lainnya Nur Cholifah untuk membuatkan identitas palsu," ungkap Anton Delianto.

Kuasa Hukum Hubert Henry Siap Lanjutkan Sidang Berencana Akan Datangkan Ahli Dokter Dari BNN

Bermodalkan Kecintaan pada Persebaya Surabaya, Para Santri Bentuk Komunitas Bonek Sniper

Sekitar sembilan jam lamanya, tersangka diperiksa di ruang Pidsus.

Selepas pemeriksaan, tersangka YOAM langsung kenakan rompi tahanan Kejari Surabaya.

Ia langsung menuju mobil tahanan dan diam seribu bahasa di hadapan awak media.

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved