Pelaku Pembuangan Orok Bayi Tidak Terlihat Jelas Dalam Rekaman CCTV Kenpark Surabaya

Penemuan orok (bayi) yang dibuang di pinggir jalan di Kawasan Wisata Kenjeran Park, Surabaya terus didalami petugas kepolsiian, Kamis (12/9/2019).

Pelaku Pembuangan Orok Bayi Tidak Terlihat Jelas Dalam Rekaman CCTV Kenpark  Surabaya
Willy Abraham/Tribunjatim
Petugas saat mengevakuasi orok yang dibuang dengan cara dikubur di pinggir jalan Kawasan Wisata Kenjeran Park, Kamis (12/9/2019). 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Penemuan orok (bayi) yang dibuang di pinggir jalan di Kawasan Wisata Kenjeran Park, Surabaya terus didalami petugas kepolsiian, Kamis (12/9/2019).

Polisi menelusuri rekaman kamera CCTV yang berada di kawasan wisata tersebut, namun wajah pelaku tidak terlihat jelas.

Kanit Reskrim Polsek Kenjeran, Iptu Endri Subandrio mengatakan rekaman CCTV yang berada di kawasan wisata Kenjeran ternyata belum mampu melihatkan wajah pelaku dan plat sepeda motor yang digunakan.

Sejumlah rekaman CCTV di pintu masuk dan keluar sudah diamankan. Namun gambarnya tidak terlalu jelas.

Saat pelaku sedang mencoba menguburkan orok dengan cara menggali tanah itu juga tak terlihat dengan jelas.

"Jarak kamera CCTV ke pelaku terlalu jauh sehingga tidak kelihatan jelas wajahnya dan plat nomornya," terang Endri, Sabtu (14/9/2019).

Reka Ulang Pembuangan Bayi di Kediri Peragakan 31 Adegan, Dukun Injak-injak Perut Sampai Bayi Lahir

Kabar BJ Habibie Donorkan Mata untuk Thareq Kemal Habibie Beredar, Pihak Keluarga Beri Klarifikasi

BREAKING NEWS - Kalimantan Diselimuti Kabut Asap, Jadwal Penerbangan Surabaya-Kalimantan Terganggu

Detik-detik Gudang Senjata Mako Brimob Srondol Semarang Meledak, Warga: Atap Rumah Saya Rontok

Kamera CCTV yang berada di depan karcis ternyata dalam keadaan rusak. Sehingga saat pelaku masuk ke dalam kawasan wisata tidak terlihat plat nomornya.

"CCTV lama tidak berfungsi karena rusak," tambahnya kepada Tribunjatim.com.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sejumlah saksi, lanjut Endri, ternyata pelaku laki-laki bertugas menggali tanah. Sementara itu dua orang wanita berada disebelahnya. Seperti sedang menutupi kegiatan mengubur orok yang dibungkus kain hitam itu.

Mereka langsung kabur meninggalkan orok berusia lima bulan yang sudah tidak bernyawa itu saat aksinya diketahui warga dan pedagang.

"Dua orang perempuan itu, seorang remaja putri, jadi berdasarkan keterangan saksi ada tiga orang pelakunya," kata Endri kepada Tribunjatim.com.(wil/Tribunjatim.com)

Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved