2 Pria Lamongan Gelar Judi Pakai Taruhan Sepeda Motor di Pilkades, Diciduk Lagi Hitung Uang di Rumah

2 Pria Lamongan Gelar Judi Pakai Taruhan Sepeda Motor di Pilkades, Diciduk Lagi Hitung Uang di Rumah.

2 Pria Lamongan Gelar Judi Pakai Taruhan Sepeda Motor di Pilkades, Diciduk Lagi Hitung Uang di Rumah
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
ilustrasi perjudian 

2 Pria Lamongan Gelar Judi Pakai Taruhan Sepeda Motor di Pilkades, Diciduk Lagi Hitung Uang di Rumah

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Sejak awal  Tim Gabungan Satgas Anti Judi yang berhasil mengantongi sejumlah nama botoh (penjudi) yang akan memanfaatkan momen Pilkades 2019 serentak terbukti. 

Dua  2 orang botoh yang diduga hendak melakukan perjudian saat Pilkades serentak yakni taruhan uang dan barang berhasil diamankan Satgas Anti Judi.

Tergiur Untung Bisnis Electronik, Warga Demangan Lamongan Kehilangan Uang Rp 23 Juta

Pilkades Serentak di Lamongan, Ribuan Personel Keamanan Mulai Disebar

Remaja Putri Lamongan Nekat Curi 6 Gelang di Toko Perhiasan Gresik, Nangis saat Keciduk Warga

"Ya tadi malam kita amankan dua terduga berikut barang buktinya," kata Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Wahyu Norman Hidayat kepada TribunJatim.com, Minggu (15/9/2019). 

Dua orang yang diamankan diantaranya, Waras (70) dan Riasin (44) keduanya warga Desa Tlogo Pataan, Kecamatan Sambeng, Lamongan. Mereka semalam mulai bergerak 'memasarkan' perjudiannya menggunakan uang dan sepeda motor sebagai taruhan.

Menurut Norman, saat ini penyidik sedang melakukan pendalaman pada keduanya.

Harapannya, dua orang yang diamankan akan membuka siapa saja yang masuk dalam jaringan mereka menggelar judi pada momen Pilkades serentak yang dilaksanakan Minggu (15/9/2019) ini.

Kejadian bermula saat Tim Satgas Anti Judi Pilkades melaksanakan patroli dan pemantauan wilayah menjelang pelaksanaan pemungutan suara Pilkades serentak.

Petugas mendapatkan informasi di rumah salah satu pelaku di daerah Kecamatan Ngimbang, digunakan permainan judi Pilkades dengan menggunakan uang dan sepeda motor Honda Kharisma Nopol S 2048 QE warna hitam sebagai taruhan.

Tidak ingin kehilangan jejak, tim bergerak menuju sasaran dan mendapati ada dua orang yang diduga pelaku sedang menghitung uang.

 “Mereka diamankan berikut barang buktinya di Mapolres Lamongan,” kata  Norman.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti uang tunai pecahan Rp 2 juta dalam bentuk pecahan Rp 100.000 sebanyak 20 lembar.

"Ada satu ponsel dan satu unit motor bernopol S 2048 QE," katanya.

Kini petugas sedang melakukan proses lebih lanjut. Pelaku dijerat Pasal 303 KUHP  dengan ancaman  hukuman penjara selama-lamanya 10 tahun dan atau denda setinggi-tingginya Rp 25 juta.

Norman beraharap para botoh tidak lagi mencoba bergerak di wilayah hukum Lamongan.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved