35 Penerima Beasiswa se Jatim Ikuti Orientasi & Bincang Santai di Konjen Jepang Surabaya

35 Penerima Beasiswa se Jatim Ikuti Orientasi & Bincang Santai di Konjen Jepang Surabaya.

35 Penerima Beasiswa se Jatim Ikuti Orientasi & Bincang Santai di Konjen Jepang Surabaya
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Konsul Jenderal Jepang di Surabaya, Masaki Tani (duduk di tengah) bersama dengan para penerima beasiswa pemerintah Jepang. 

35 Penerima Beasiswa se Jatim Ikuti Orientasi & Bincang Santai di Konjen Jepang Surabaya

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Konsul Jenderal Jepang di Surabaya telah menggelar orientasi dan makan siang bersama bersama para penerima beasiswa pemerintah Jepang, Monbukangakusho/MEXT (Ministry of Education, Culture, Sport, Science and Technology) untuk keberangkatan September 2019 yang terdiri dari beberapa program, yaitu Japanese Studies, S-1, Research Student, S-2 dan S-3.

Orientasi ini dihadiri 35 penerima beasiswa tersebut yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Konjen Jepang Datangi MAN 1 Lamongan untuk Tingkatkan Hubungan Dua Negara

Kolaborasi Pemkot Surabaya dan Konjen Jepang, Puluhan Warga Ramaikan Tari Yosakoi Jepang

Pada pembukaan acara, Konsul Jenderal Masaki Tani mengucapkan belasungkawa atas wafatnya Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie dan sedikit bercerita tentang pengalaman saat bertemu dengan BJ Habibie saat masih menjabat sebagai Menristek.

Selain itu, kepada pada penerima beasiswa, Konjen berharap agar semua penerima beasiswa pemerintah Jepang
dapat menjalin hubungan persahabatan dan koneksi yang luas selama di Jepang.

"Saya juga berharap, di masa yang akan datang dapat menjadi jembatan antara Indonesia dan Jepang," jelasnya.

Sebagai perwakilan dari para penerima beasiswa pemerintah Jepang, mahasiswi Universitas Brawijaya, Ameliya Akhsani (Japanese Studies Program di Nagoya University) menegaskan kebanggaannya terpilih sebagai salah satu penerima
beasiswa ini.

Dia mengatakan akan rajin belajar dan ingin memberikan kontribusi yang nyata untuk kemajuan Indonesia.

Dalam acara orientasi ini juga, salah satu anggota Perhimpunan Alumni dari Jepang (PERSADA) Jawa Timur, Ratri Maya Sitalaksmi (Dosen FKG UNAIR, Alumni Program Doktoral Universitas Tohoku) memberikan banyak penjelasan mengenai informasi kehidupan di Jepang dan persiapan mental sebagai mahasiswa asing.

Para penerima beasiswa juga terlihat sangat akrab dengan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berbincang dan saling bertukar nomor telepon.

Penulis: Sudarma Adi
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved