Kasus Bujang Lapuk Tulungagung Cabuli 19 Bocah Laki-laki, Polisi Tunggu Hasil Tes Psikologis Pelaku

Polisi hingga kini masih menunggu hasil tes psikologi bujang lapuk Tulungagung yang tega cabuli 19 bocah laki-laki selama belasan tahun.

Kasus Bujang Lapuk Tulungagung Cabuli 19 Bocah Laki-laki, Polisi Tunggu Hasil Tes Psikologis Pelaku
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Tukang rongsokan asal Tulungagung Muhajar Sidiq (42) yang tega rudapaksa 19 anak di bawah umur. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tim Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim terus mendalami kasus kekerasan seksual anak di bawah umur yang terjadi di Tulungagung.

Kekerasan seksual itu dilakukan oleh seorang pengepul rongsokan, Muhajar Sidiq (42).

Parahnya, jumlah korban tercatat sedikitnya 19 orang.

Rata-rata usianya kisaran 14-19 tahun dan semuanya laki-laki.

Kasus Pengepul Rongsokan Cabuli 19 Bocah Laki Selama 11 Tahun, Polisi Dalami Pemeriksaan Korban

Mencengangkan, pelaku merudapaksa belasan korbannya selama 11 tahun, sejak 2008.

Bujang lapuk itu melakukan aksi bejat di dalam rumah peninggalan mendiang orangtuanya, tiga kali dalam sepekan, saat malam hari.

Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Festo Ari Permana menuturkan, pelaku memiliki kecenderungan orientasi seksual yang berbeda dari kebanyakan orang.

Fakta itu sebelumnya telah diakui sendiri oleh pelaku.

PENGAKUAN Bujang Tulungagung Belasan Tahun Cabuli Bocah Laki-laki, Bang Jek Akui Sayang, Ingin Tobat

Ia meyakini, kecenderungan orientasi seksual itu memiliki sebab, yang lazimnya terjadi di masa lalu dari orang tersebut.

Halaman
123
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved