Edukasi Jadi Poin Penting Hindarkan Remaja Dari Self Harm, Kasus Sayat Pergelangan Tangan

Self harm atau perilaku menyakiti diri sendiri, rentan dialami oleh remaja. Hal itu disampaikan oleh Dr Yunias Setiawati,dr,Sp.KJ (K).

Edukasi Jadi Poin Penting Hindarkan Remaja Dari Self Harm, Kasus Sayat Pergelangan Tangan
istimewa
Dr Yunias Setiawati,dr,Sp.KJ (K) dari RSUD Dr Soetomo Surabaya 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hefty's Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Self harm atau perilaku menyakiti diri sendiri, rentan dialami oleh remaja. Hal itu disampaikan oleh Dr Yunias Setiawati,dr,Sp.KJ (K) dari RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Ia pun memaparkan, menurut penelitian, sekitar 10 persen remaja berusia 13 tahun sampai 15 tahun dilaporkan memiliki perilaku self harm. Proporsinya, perempuan lebih banyak dari laki-laki.

"Kenapa remaja rentan? Karena di usia tersebut, mereka dalam masa pencarian dan cenderung melakukannya sendiri," ujar Yunias.

Maka dari itu, penting memberikan pendidikan mental sejak dini. Supaya mereka peduli tentang kesehatan mentalnya.

Self harm sendiri dibagi menjadi tiga golongan. Disebut Yunias mulai dari yang paling ringan, yaitu Superficial Self-Mutilation, Stereotypic Self-Injury, dan Major Self-Mutilation.

Investor China Tawarkan Sky Train ke Khofifah, Klaim Paling Murah dan Efisien

Curi Onderdil Truk Trailer Buat Mabuk-mabukan, Nelayan Asal Gresik Dibekuk Polsek Benowo Surabaya

VIDEO Detik-detik Evakuasi Tabrakan Maut Bus vs Truk Tangki di Lampung, Sopir Selamat, 9 Orang Tewas

"Menyayat pergelangan tangan dan menarik rambutnya sendiri dengan kencang itu termasuk gejala dari golongan paling ringan," ungkap Dr Yunias Setiawati.

Namun, lanjutnya, gejala self harm yang paling ringan pun tidak boleh diabaikan. Sebab jika dibiarkan menerus, dapat berlanjut ke tahap paling serius, bahkan bunuh diri.

"Selain edukasi terhadap personalnya sejak dini. Perhatian dan kepedulian dari lingkungan sekitar juga tentu perlu, terutama keluarga," tutur Yunias kepada Tribunjatim.com.

Penulis: Hefty Suud
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved