Pria Bojonegoro Tawari Kerja di Ngawi Bergaji 5 Juta Bagi Wanita via FB, Syaratnya Kirim Foto Dewasa

Pria Bojonegoro Tawari Kerja di Ngawi Bergaji 5 Juta Bagi Wanita via FB, Syaratnya Kirim Foto Dewasa.

Pria Bojonegoro Tawari Kerja di Ngawi Bergaji 5 Juta Bagi Wanita via FB, Syaratnya Kirim Foto Dewasa
SURYA/DONI PRASETYO
Kapolres Ngawi AKBP Kapolres Pranatal Hutajulu menggelar keberhasilan anggotanya mengungkap aksi pemerasan dengan modus menyebar foto bugil korbannya dengan tersangka Agus Basuki warga Bojonegoro. 

Pria Bojonegoro Tawari Kerja di Ngawi Bergaji 5 Juta Bagi Wanita via FB, Syaratnya Kirim Foto Dewasa

TRIBUNJATIM.COM, NGAWI - Tiga orang gadis di Kabupaten Ngawi melapor ke Polres Ngawi, diperas orang yang dikenalnya lewat Facebook (FB).

Konon korban pemerasan dengan mengancam menyebar foto bugil, yang belum melapor masih banyak.

"Awalnya pelaku seorang pria berinitial AB, membuat akun FB dengan menyamar sebagaj wanita dengan nama Alinda Yunita. Kemudian mencari korban di FB dengan seorang wanita dengan menawarkan pekerjaan dengan gaji per bulan antara Rp 4 juta - Rp 5 juta," kata Kapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu didampingi Kasat Reskrim AKP Khoirul Hidayat kepada TribunJatim.com, Selasa (17/9).

Mendadak Oleng, Fortuner Hantam Pantat Truk Hingga Ringsek di Tol Ngawi, si Sopir Hanya Luka Ringan

Lamar Kerja Bergaji Rp 4 juta Sebulan, Gadis Ngawi Kirim Foto Tanpa Busana, Jadi Viral di Facebook

Sindikat Copet Asal Surabaya Beraksi di Ngawi, Modusnya Lempar Petasan di Kerumunan

Namun, lanjut Kapolres, syaratnya tidak biasa, korban yang rata rata baru lulusan SMK itu diminta foto bugil dari beberapa pose dan dikirimkan ke akun FB pelaku.

"Selain iming iming gaji antara Rp 4 jut - Rp 5 juta, pelaku juga membuat satu akun lagi, juga dengan wanita, untuk meyakinkan korban,"ujar Kapolres Pranatal Hutajulu.

Dikatakan Kapolres, korban yang melapor terkena aksi pemerasan dari pria warga Dusun Jepang, Desa/Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro baru tiga orang, sementara yang masih belum melapor jumlahnya masih banyak.

"Pelaku setelah menerima foto bugil dari para korban ini bukannya diberikan pekerjaan swoerti yang dijanjikan, tapi malah diperas dengan mengancam foto telanjang para korban akan disebar di media sosial (FB),"ujar Kapolres Pranatal Hutajulu.

Dalam aksinya itu pelaku meminta dikirim uang sebanyak Rp 25 juta ke rekeningnya bila tidak ingin foto bugil dengan berbagai model itu disebar di media sosial.

Namun karena korban menolak mengirimkan uang, tersangka kemundian mengunggah foto telanjang para korbannya itu ke facebook.

"Selain menangkap tersangka kami juga berhasil mengamankan barang bukti berupa HP hitam, buku tabungan BRI atasnama Agus Basuki, satu keping ATM BRI atas nama Agus Basuki, uang tunai Rp 5, 2 juta, rekening koran atasnama Agus Basuki,"kata Kapolres seraya mengatakan akibat perbuatan tersangka, Polisi menjeratnya dengan pasal 27 jo pasal 45 ayat (1) dan (4)Undang Undang No 19 tahun 2016 atas perubahan Undang Undang No 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi Elektronik (ITE).

"Akibat perbuatannya itu, tersangka diancaman pidana penjara selama lamanya enam tahun dan pidana denda sebesar Rp 1 miliar,"tandas Kapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved