Tiga Saksi Kasus Ujaran Kebencian PT Pelni Sudutkan Terdakwa di Sidang, Terdakwa Bantah Itu Semua

Tiga Saksi Kasus Ujaran Kebencian PT Pelni Sudutkan Terdakwa di Sidang, Terdakwa Bantah Itu Semua.

Tiga Saksi Kasus Ujaran Kebencian PT Pelni Sudutkan Terdakwa di Sidang, Terdakwa Bantah Itu Semua
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Terdakwa Marita saat jalani sidang di Pengadilan Negeri Surabaya 

Tiga Saksi Kasus Ujaran Kebencian PT Pelni Sudutkan Terdakwa di Sidang, Terdakwa Bantah Itu Semua

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Terdakwa kasus unggahan video vlog yang berisi konten ancaman dan tuduhan kepada pegawai PT Pelni, Marita Sani, kembali menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Surabaya, dengan agenda pemeriksaan saksi pelapor

JPU Bunari dan Basuki Wiryawan, menghadirkan tiga orang saksi pegawai PT Pelni di antaranya Agustinus Prima dari bidang hukum, Ujang, bagian Kearsipan dan Muhammad Soleh bagian Operasional Pelayanan dan Jasa.

Ratusan Penumpang Tujuan Masalembu Tertahan di Pelabuhan Tanjung Perak, Begini Kata PT Pelni

Kapal dari Tanjung Perak ke Makassar Batal Berangkat Hingga Esok Pagi, Begini Kata PT Pelni Surabaya

PT Pelni Prediksi Kenaikan Penumpang Jelang Lebaran Terjadi Pada . . .

Ketiga orang saksi diperiksa secara terpisah dalam perkara ini, guna memperoleh keterangan terkait Vlog yang diunggah oleh terdakwa di salah satu media sosial yang sempat viral tersebut. 

Dalam keterangannya, ketiga orang saksi menyebut terdakwa mengunggah video Vlog yang berisi ancaman dan tuduhan korupsi yang ada di tubuh PT Pelni.

"Video yang diunggah terdakwa mengatakan semua pegawai di PT Pelni itu maling," kata salah satu saksi, Soleh saat memberikan keterangan di ruang Garuda 2, Selasa, (17/9/2019). 

Bahkan, masih menurut saksi lainnya, terdakwa menuding pegawai PT Pelni melakukan praktek korupsi. Dan mengancam akan membeberkan bukti-bukti adanya korupsi.

"Dia (terdakwa) juga menuduh pegawai PT Pelni banyak yang korupsi," ucap saksi Agus.

Dari keterangan para saksi tersebut, terdakwa Marita masih sempat membantah bahwa dirinya tidak pernah menyebut semua pegawai PT Pelni melakukan korupsi. 

"Saya tidak pernah menyebut ucapan itu. Video itu saya tujukan buat orang yang telah mengeluarkan saya dari grup WhatsApp, Perisai," kilahnya. 

Halaman
123
Penulis: Samsul Arifin
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved