Dishub Sebut Ada Sepuluh Kawasan Rawan Terjadi Pelanggaran Lalu Lintas di Surabaya, Ini Jalurnya!

Dishub Sebut Ada Sepuluh Kawasan Rawan Terjadi Pelanggaran Lalu Lintas di Surabaya, Ini Jalurnya!.

Dishub Sebut Ada Sepuluh Kawasan Rawan Terjadi Pelanggaran Lalu Lintas di Surabaya, Ini Jalurnya!
TRIBUNJATIM.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Kepala Dishub Surabaya, Irvan Wahyudrajad saat ditemui usai menggelar konferensi pers, Selasa (17/9/2019). 

Dishub Sebut Ada Sepuluh Kawasan Rawan Terjadi Pelanggaran Lalu Lintas di Surabaya, Ini Jalurnya!

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Di Surabaya, sedikitnya ada sepuluh titik rawan terjadi pelanggaran lalu lintas.

Dinas Perhubungan Surabaya mencatat, sepuluh titik itu merupakan kawasan padat kendaraan.

Kepala Dinas Perhubungan Surabaya Irvan Wahyudrajad mengatakan tak sedikit pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas kendati peraturan berlalu lintas telah banyak diketahui.

Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas di Perlintasan Kereta Surabaya, Ada Drama hingga Bagi Bunga

Dishub Surabaya: Pelanggar Lalu Lintas Bakal Tercapture dan Fotonya Diunggah di Sosmed

"Yang sering terjadi pelanggaran adalah kawasan-kawasan sibuk," kata Irvan.

Irvan mengungkapkan, sepuluh jalur yang rawan terjadi pelanggaran lalu lintas itu adalah Jalan Basuki Rahmat, Jalan Rajawali, Jalan Urip Sumoharjo sisi barat dan sisi timur, Frontage road Ahmad Yani sisi barat dan sisi timur, Jalan Pemuda, Jalan Embong Malang, Kawasan Merr dan Jalan Dharmawangsa.

"Seperti Frontage timur itu dua jam saja bisa empat puluh pelanggar kita dapatkan," terang Irvan.

Pelanggaran itu beragam, ucap Irvan, seperti melawan arus, tak mematuhi rambu lalu lintas hingga pengendara yang berjalan maupun parkir di trotoar.

Padahal kata Irvan, pelanggaran lalu lintas semacam itu merupakan penyebab utama terjadinya kecelakaan.

Berdasarkan, catatan Dishub Surabaya, sebanyak 99 persen kecelakaan di Kota Surabaya didominasi oleh pelanggaran lalu lintas.

"Di Surabaya 99 persen kecelakaan itu karena human error," tegas Irvan.

Namun, ke depan Irvan memastikan Dinas Perhubungan Kota Surabaya akan menambah cctv yang dapat mengenali wajah dan berfungsi untuk merekam pelanggaran lalu lintas. Sehingga diharapkan, angka pelanggaran lalu lintas di Surabaya dapat terus ditekan.

"Dan juga keamanan," pungkas Irvan.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved