Breaking News:

Menjawab Tantangan Pasar Global, Kementan Matangkan Grand Design Hortikultura Periode 2020-2024

Kementan melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Hortikultura menyatakan tengah mematangkan Grand Design Hortikultura 2020-2024.

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Melia Luthfi Husnika
ISTIMEWA
Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto sebut Kementan melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Hortikultura menyatakan tengah mematangkan Grand Design Hortikultura 2020-2024. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Menjawab tantangan pasar global terkait perebutan produk hortikultura yang semakin ketat, Kementan melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Hortikultura menyatakan tengah mematangkan Grand Design Hortikultura 2020-2024.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Prihasto Setyanto selaku Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura.

"Persaingan pasar global dalam memperebutkan produk hortikultura semakin ketat, karena masing-masing negara dengan berbagai cara berupaya meningkatkan keunggulan produknya," kata pria yang akrab di panggil Anton, Minggu (22/9/2019).

Di tengah kompetisi tersebut, lebih lanjut Anton menjelaskan, Indonesia dituntut mampu mengambil peran strategis sebagai penghasil hortikultura berdaya saing.

Harga Bawang Merah Anjlok, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim Petakan Potensi Hortikultura

Pengembangan Investasi Tersendat, Ditjen Hortikultura Mapping Negara yang Minat Diekspor

"Dalam mengambil peran strategis sebagai penghasil hortikultura yang berdaya saing, maka caranya dengan terus menata dan memantapkan sistem produksi, bahkan tak hanya sisi hulu yang diperbaiki namun sisi hilirnya juga harus terintegrasi," tambahnya.

Dikatakannya juga, bahwa penataan kawasan hortikultura meliputi buah-buahan, sayuran, tanaman hias dan tanaman obat harus komprehensif.

Misalnya jika sudah tetapkan target ekspor buah, maka seluruh mata rantai bisnis hortikultura dari on-farm hingga off-farm, satu sama lain harus sinergis dan menguatkan.

Dirjen yang akrab dipanggil Anton ini tengah merancang formula khusus pengembangan aneka produk hortikultura.

Rumusan tersebut diyakininya dapat menjadi sebagai jawaban atas kebutuhan peningkatan kualitas ekspor maupun dalam negeri.

“Kita harus desain penataan kawasan hortikultura menjadi sebuah Grand Design yang lebih komprehensif dan mampu menjawab tantangan pasar global yang semakin dinamis, karena dalam rentang tahun 2020 hingga 2024 akan menjadi periode yang menentukan apakah kita sanggup bersaing di pasar global atau tidak," ujar Anton.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved