Enam Kabupaten Masuk Dalam Program Selingkar Wilis Selatan Jawa Timur

Enam Kabupaten menjadi bagian program selingkar Wilis Selatan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing Kabupaten Nganjuk, Kediri, Tulungagung, Trenggalek,

Enam Kabupaten Masuk Dalam Program Selingkar Wilis Selatan Jawa Timur
achmad amru/ surya
Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat saat berdialog dengan petani di stan pameran produk hasil pertanian di Kabupaten Nganjuk. 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Enam Kabupaten menjadi bagian program selingkar Wilis Selatan Provinsi Jawa Timur. Masing-masing Kabupaten Nganjuk, Kediri, Tulungagung, Trenggalek, Madiun, dan Ponorogo.

Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat mengatakan, dalam program selingkar Wilis Selatan tersebut, Gubernur Jatim telah menunjuk Kabupaten Nganjuk sebagai tempat sekretariat dan koordinator.

"Penunjukan oleh Ibu Gubernur Jatim tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Kabupaten Nganjuk dalam menggali potensi yang ada diantara Kabupaten lain di Selingkar Wilis Selatan," kata Mas Novi panggilan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidhayat, kemarin.

Dijelaskan Mas Novi, dalam program selingkar Wilis Selatan tersebut dimaksudkan untuk menggali potrensi budaya dan ekonomi yang ada di kawasan daerah sekitar Gunung Wilis.

Dimana potensi yang ada tersebut akan digarap dan diberdayakan untuk pengembangan masing-masing daerah Selingkar Wilis Selatan.

Kondisi Terkini Kerusuhan di Wamena, Polisi Buru Sang Penyebar Hoaks, Siapakah Sosoknya?

Inul Daratista Kelaparan Pasca Nyanyi, Singgung Pesawat Kelas Bisnis Cuma 8 Jam: Naik Emprit Air

Polisi Siagakan 2 Unit Mobil Water Cannon dan Anjing Penjaga Buat Jaga Aksi Demo Mahasiswa di Malang

"Seperti potensi budaya yang ada bisa dikembangkan menjadi kegiatan pariwisata untuk menarik kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara," ucap Mas Novi kepada Tribunjatim.com.

Demikian pula dengan potensi ekonomi yang ada di masing-masing Kabupaten, menurut Mas Novi, bisa dikembangkan bersama-sama dan saling mendukung. Salah satunya dengan melakukan kerjasama pengembangan ekonomi lokal berbasis teknologi yang bisa saling bersinergi di pasar.

Hal itu, tambah Mas Novi, dipastikan akan mampu memperkuat pengembangan potensi pasar yang ada secara bersama-sama antar Kabupaten anggota selingkar Wilis Selatan.

"Jadi boleh dikatakan program Selingkar Wilis Selatan sebagai upaya bersama dalam kerjasama pengembangan wilayah antar daerah bidang budaya dan ekonomi," tutur Mas Novi kepada Tribunjatim.com. (Achmad Amru Muiz/Tribunjatim.com)

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved