Kasus Imam Nahrawi

Taufik Hidayat Dipanggil KPK Sebagai Saksi Kasus Imam Nahrawi di Kemenpora

Taufik Hidayat dipanggila penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus Imam Nahrawi di Kemenpora.

Taufik Hidayat Dipanggil KPK Sebagai Saksi Kasus Imam Nahrawi di Kemenpora
Kolase Kompas.com/Sabrina Asril dan Instagram/th_natayo
Taufik Hidayat Dipanggil KPK Sebagai Saksi Kasus Imam Nahrawi di Kemenpora. 

TRIBUNJATIM.COM - Taufik Hidayat dipanggila penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus Imam Nahrawi di Kemenpora.

Penyidik KPK menjadwalkan pemeriksaan tiga orang saksi dalam kasus suap dana hibah KONI, Selasa (24/9/2019) hari ini.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, salah satu saksi yang akan diperiksa hari ini adalah mantan atlet bulu tangkis Taufik Hidayat.

DAFTAR Pengakuan Imam Nahrawi Pasca Jadi Tersangka: Pamit dari Kemenpora hingga Bantah Tudingan KPK

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MIU (Miftahul Ulum, asisten pribadi mantan Menpora Imam Nahrawi)," kata Febri.

Taufik Hidayat diketahui pernah menjabat sebagai Staf Khusus Menpora dan Wakil Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas.

Pada 1 Agustus 2019 lalu, Taufik pun telah diperiksa berkaitan jabatannya itu.

Selain Taufik Hidayat, KPK juga akan memanggil dua saksi lainnya dalam kasus ini yaitu seorang pegawai Kemenpora bernama Edward Taufan dan seorang pegawai sebuah BUMD bernama Tommy Suhartanto.

Pekerjaan Istri Imam Nahrawi, Shobibah Rohmah, Tampil Modis Meski Punya 7 Anak, Lihat Potretnya!

Diberitakan, KPK menetapkan Imam Nahrawi beserta asisten pribadinya, Miftahul Ulum, sebagai tersangka.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, keduanya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyaluran dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia melalui Kemenpora tahun anggaran 2018.

"Dalam penyidikan tersebut ditetapkan dua tersangka, yaitu IMR, Menteri Pemuda dan Olahraga dan MIU, Asisten Pribadi Menteri Pemuda dan Olahraga," kata Alex dalam konferensi pers di Gedung KPK, Rabu (18/9/2019).

Sebelum Jadi Tersangka Korupsi, Imam Nahrawi Sempat Minta Doa ke Rektor UINSA

Alex menuturkan, Imam diduga telah menerima suap sebanyak Rp 14.700.000.000 melalui Miftahul selama rentang waktu 2014-2018.

Selain itu, dalam rentang waktu 2016-2018 Imam juga diduga meminta uang senilai Rp 11.800.000.000.

"Sehingga total dugaan penerimaan Rp 26.500.000.000 tersebut diduga merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan KONI kepada Kemenpora tahun anggaran 2018," ujar Alex.

Di samping itu, KPK juga mendalami dugaan suap terkait kewenangan-kewenangan lain dan posisi-posisi lain dari Imam.

Mengintip Isi Rumah Dinas Menpora Imam Nahrawi, Ruang Tamu Unik, hingga Lapangan & Kolam Pribadi

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KPK Panggil Taufik Hidayat sebagai Saksi Kasus Suap Dana Hibah KONI"

Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved