Etape Kedua Tour de Banyuwangi Ijen Milik Aiman Cahyadi, Pembalap Indonesia

Etape kedua International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI), Kamis (26/9), menjadi milik pembalap nasional. Aiman Cahyadi, dari PGN Road Cycling Team,

Etape Kedua Tour de Banyuwangi Ijen Milik  Aiman Cahyadi, Pembalap Indonesia
Surya/Haorrahman
Para pembalap dalam Etape kedua International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) memasuki Finish, Kamis (26/9/2019) 

 TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Etape kedua International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI), Kamis (26/9), menjadi milik pembalap nasional. Aiman Cahyadi, dari PGN Road Cycling Team, berhasil menjadi yang tercepat di etape terpanjang ITdBI tahun ini.

Aiman menjadi yang tercepat dalam etape yang menempuh jarak 148,2 kilometer itu dalam 3 jam 34 menit 4 detik.
Di urutan kedua ditempati Ismael Grospee Junior dari Go For Gold, Filipina. Sementara Cristian Raileanu dari Team Sapura Cycling Malaysia di peringkat ketiga.

Raihan ini cukup membanggakan, mengingat juara etape di ITdBI selalu didominasi oleh pembalap luar negeri. Aiman menjadi pembalap nasional kedua yang menjuarai etape di ITdBI.

Sebelumnya pembalap sepeda asal Malang, Jamalidin Novardianto, yang juga dari PGN Road Cycling, menjuarai etape kedua ITdBI 2018.

"Saya bersyukur bisa menang di etape ini. Sebelumnya saya selalu berusaha tapi tidak pernah dapat. Ini semua juga berkat kerja keras tim," kata Aiman kepada Tribunjatim.com.

Tour de Ijen Tahun Ini Telusuri Kawasan Geopark Banyuwangi

Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar Ingatkan Ada Gerakan untuk Gagalkan Pelantikan Presiden

Hujan Gerimis Guyur Wilayah Kabupaten dan Kota Kediri Sore ini

Etape kedua kali ini mengambil start di Taman Nasional Alas Purwo, dan finish di Kantor Bupati Banyuwangi.

Etape kedua menempuh lintasan sepanjang 148,2 kilometer, dengan tiga titik sprint di KM 32,5 Purwoharjo, KM 86,5 Genteng, dan KM 105,2 Rogojampi, serta tanjakan yang cukup tinggi di wilayah Pakel dengan mencapai 540 meter di KM 125,8.
Aiman menyatakan, kemenangannya kali ini dia persembahkan untuk mendiang pembalap, M. Taufik, yang berpulang awal September lalu.

"Saya sudah bernazar, jika memenangkan stage di Banyuwangi, saya akan mempersembahkan hadiahnya buat Mas Taufik. Saya bersyukur dengan niat baik, Tuhan melancarkan segalanya,” kata Aiman kepada Tribunjatim.com.

Sejak sprint pertama di Purwoharjo, komposisi pembalap berubah dari sebelumnya berada di rombongan besar.

Terdapat empat pembalap melakukan breakaway. Mereka adalah Jason Christie (Aisan Racing Team), Sofian Nabil Omar Mohd Bakri (Tim nasional Malaysia), Amir Kolahdozhagh (Taiyuan Miogee Cycling Team), dan Corbin Strong (George Continental Cycling Team). Mereka memimpin hingga 40 kilometer menjelang garis finis.

Namun keempat pembalap tersebut kembali ditangkap oleh peleton menjelang tanjakan King of Mountain (KOM) di Pakel.
Di tanjakan ini Aiman, Ismael Jr. Grospe (Go for Gold), Benjamin Prades (Team Ukyo), dan Salvador Guardiola (Kinan Cycling Team) mulai mendominasi. Hingga akhirnya di garis akhir, Aiman berhasil menjadi juara.

Dengan hasil ini susunan pembalap di general classification berubah. Jesse Ewart (Team Sapura Cycling) melesat ke posisi pertama dan berhak mengenakan yellow jersey.

Sementara pemenang etape pertama, Maral-Erdene Batmunkh melorot ke peringkat kelima. (Haorrahman/Tribunjatim.com)

Penulis: Haorrahman
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved